Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 November 2025, 19.31 WIB

Kolaborasi Baru Optimalkan Performa Lambung 38 Kapal hingga 2028

Morten Fon, President and CEO Jotun (kiri) dan Ricardo Ackermann, Head of Procurement di BW LPG. (Istimewa) - Image

Morten Fon, President and CEO Jotun (kiri) dan Ricardo Ackermann, Head of Procurement di BW LPG. (Istimewa)

JawaPos.com-Sebuah kemitraan strategis resmi disepakati untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja lambung pada 38 kapal berbasis LPG hingga 2028. Perjanjian antara Jotun dengan BW LPG itu ditandatangani pada 3 Juni 2025, yang melanjutkan penerapan teknologi peningkatan performa lambung yang sebelumnya diterapkan sejak 2020 dan dinilai menghasilkan penghematan bahan bakar serta pengurangan emisi.

“Hubungan jangka panjang kami memasuki fase baru,” ujar Jessica Doyle, Global Sales Director Shipping di Jotun, perusahaan yang terlibat dalam kemitraan tersebut. Ia menyebut kolaborasi ini dibangun berdasarkan rekam jejak yang dinilai positif dalam meningkatkan efisiensi pelayaran.

Operator kapal mencatat hasil yang menjanjikan pada kapal BW Aries yang hanya mengalami penurunan kecepatan sekitar +0,04 persen dalam periode dry docking 56 bulan, jauh di bawah batas jaminan 1,5 persen, berdasarkan pemantauan kinerja real-time dan inspeksi bawah air.

“Kriteria lingkungan, penghematan bahan bakar, hingga waktu pengiriman cat berperan besar dalam keputusan kami,” kata Ricardo Ackermann, Head of Procurement BW LPG. Menurutnya, penggunaan teknologi pelapis lambung sebelumnya membantu menekan kebutuhan pembersihan yang tidak terencana.

Langkah optimalisasi ini sejalan dengan target net-zero 2050 yang dicanangkan perusahaan, termasuk pengembangan sistem penggerak dual-fuel dan rencana pemanfaatan teknologi berbahan bakar amonia. 

“Kami melihat tingkat fouling dapat terjaga rendah selama lima tahun antar dry docking,” ucap Knut-Helge Knutsen, VP dan Kepala Teknis BW LPG. Sementara itu, Kevin Knott, Senior Manager Fleet Performance, menyebut strategi pengelolaan lambung berkontribusi pada penghematan bahan bakar 3–5 persen.

Dalam kerja sama ini, operator kapal juga akan memanfaatkan platform HullKeeper yang memonitor risiko fouling dan membantu penjadwalan inspeksi berbasis data. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore