ILUSTRASI: Pengemudi ojek online InDrive saat melayani penumpang. (Istimewa)
JawaPos.com - Layanan ojek online diperkirakan terus berkembang selama 2026. Kebutuhan untuk platfrom layanan mobilitas itu terus meningkat. Ada beberapa kunci yang menjadi prasyarat bagi platform penyedia jasa untuk mendapatkan kesuksesan, yakni kesejateraan bagi pengumdinya.
Penilaian itu diungkapkan oleh Chief Ride-Hailing Officer inDrive Evgenia Matrosova. “Kami melihat Indonesia sebagai pasar strategis dengan dinamika yang sangat kuat. Pada 2026, fokus kami adalah membangun pertumbuhan berkelanjutan dengan menghadirkan layanan yang dapat diandalkan, transparan, dan bermanfaat untuk pengguna maupun pengemudi,” ujar Evgenia Matrosova dalam keterangan persnya kepada media pada Rabu (14/1).
Sejalan dengan itu, kata dia, inDrive telah menyiapkan serangkaian program hiperlokal yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna di kota-kota operasionalnya. Strategi itu untuk mendukung integrasi ekosistem yang inklusif dan mampu menjawab tantangan mobilitas yang ada.
Tidak hanya fokus pada pengembangan layanan di berbagai wilayah, inDrive juga akan melakukan optimalisasi dan peluncuran ulang di kota-kota yang sudah ada guna meningkatkan efisiensi, dan kualitas produk.
Sejalan dengan upaya ekspansi, inDrive juga terus berinovasi melalui pengembangan fitur baru serta produk yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pengguna di Indonesia. Inisiatif ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan signifikan dari sisi jumlah pengguna aktif pengemudi, sekaligus memperkuat loyalitas komunitas inDrive.
Lebih penting lagi, aspek kualitas dan keselamatan tetap menjadi pilar utama strategi bisnis inDrive. Perusahaan akan memperkuat program pelatihan pengemudi untuk memastikan standar layanan yang konsisten dan profesional, didukung oleh proses rekrutmen yang sudah terstandarisasi.
Baca Juga: Nadiem Makarim Bacakan Eksepsi di Sidang Korupsi, Sejumlah Tokoh dan Driver Ojol Hadir Beri Dukungan
Di bidang teknologi, inDrive menerapkan fitur-fitur unggulan guna memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi penumpang dan pengemudi. “Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan rasa aman. Investasi pada pelatihan, aspek keselamatan, dan kesejahteraan pengemudi adalah fondasi utama strategi inDrive,” tambah Evginia.
Melihat besarnya potensi pertumbuhan dan peran strategis pasar domestik, inDrive menempatkan Indonesia sebagai salah satu fokus utama di Asia Tenggara pada 2026. Berbekal strategi berbasis kebutuhan lokal, inovasi berkelanjutan, serta penguatan kualitas layanan, inDrive menargetkan Indonesia untuk tumbuh sebagai pasar ride-hailing terdepan di kawasan ini.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
