Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 18.51 WIB

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi Saat Pertama Kali Mengatur Keuangan Keluarga, Pahami Sejak Dini agar Terhindar dari Kemiskinan

Ilustrasi menabung sejak dini. (freepik) - Image

Ilustrasi menabung sejak dini. (freepik)

JawaPos.com-Kestabilan keuangan di dalam keluarga bisa tercapai apabila pengelolaan finansialnya dilakukan dengan baik.

Ketika memutuskan untuk berkeluarga, maka beban hidup dan tanggung jawab akan semakin besar. 

Terutama saat sudah memiliki anak. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan masa depan dengan matang. Termasuk dengan mengatur keuangan dan mengelola pendapatan dengan bijak.

Masalah finansial sering kali menjadi persoalan umum di dalam kehidupan rumah tangga. 

Banyak keluarga yang akhirnya terjebak di dalam kesulitan ekonomi karena tidak menyadari kesalahan awal yang mereka lakukan saat mengatur keuangan bersama.

Kebiasaan buruk yang sering ditemukan adalah kurangnya perencanaan dan minimnya pengetahuan tentang cara mengelola uang dengan benar.

Akibatnya pendapatan yang seharusnya bisa digunakan untuk kebutuhan jangka penting, justru habis untuk hal-hal yang bersifat konsumtif tanpa arah yang jelas.

Mengutip dari laman sayakaya.id dan www.capitallife.co.id berikut adalah sebelas kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para keluarga, hingga membuat mereka terjebak di dalam permasalahn finansial dan resiko masuk ke dalam kemiskinan.

  1. Tidak ada perencanaan anggaran 

Merencanakan anggaran sangat penting untuk menjaga kestabilan kondisi keuangan keluarga. Dengan adanya laporan keuangan dan rencana pengeluaran yang jelas, anda dapat memantau alur pemasukan dan pengeluaran. Tanpa perencanaan yang matang, risiko pemborosan dan keuangan yang tidak terkendali akan semakin besar, pada akhirnya bisa memperburuk kondisi finansial anda.

  1. Menghabiskan seluruh gaji

Banyak keluarga di Indonesia yang langsung menghabiskan seluruh pendapatan mereka, tanpa menyisihkan sebagian untuk tabungan atau investasi. Meskipun sedikit, kebiasaan menyisihkan pendapatan secara disiplin sangatlah penting untuk mempersiapkan masa depan keluarga. 

  1. Terlalu banyak utang

Berhutang demi membeli barang-barang mewah, pergi liburan keluarga, atau sekedar mengikuti tren bisa menjadi bumerang bagi kondisi finansial keluarga anda. Tanpa pengelolaan dan anggaran yang jelas, anda akan terjebak di dalam lingkaran utang yang membebani keuangan karena bunga dan cicilan yang menumpuk. 

  1. Hidup demi gengsi

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore