Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 November 2025, 22.51 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Naik Lagi, Tembus USD 149,9 Miliar Per Oktober 2025

Ilustrasi Bank Indonesia. Cadangan Devisa Indonesia Tembus USD 149,9 Miliar Per Oktober 2025. (dok. JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Bank Indonesia. Cadangan Devisa Indonesia Tembus USD 149,9 Miliar Per Oktober 2025. (dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Oktober 2025 tercatat sebesar USD 149,9 miliar pada akhir Oktober 2025.

Angka tersebut tercatat meningkat dibandingkan posisi pada akhir September 2025 sebesar USD 148,7 miliar. 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain bersumber dari penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa

Ia juga menyampaikan bahwa kenaikan cadangan devisa ini tterjadi di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia, dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi. 

"Posisi cadangan devisa akhir Oktober 2025 setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Denny, Jumat (7/11). 

Bank Indonesia menilai cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bahkan ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap kuat didukung oleh prospek ekspor yang tetap terjaga. 

Selain itu, arus masuk penanaman modal asing yang diprakirakan terus berlanjut sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil investasi yang tetap menarik. 

"Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," pungkasnya. 

Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2025 sebesar USD 148,7 miliar, lebih rendah dari posisi pada akhir Agustus 2025 yang mencapai USD 150,7 miliar.

Perkembangan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. 

Selain itu, posisi cadangan devisa pada September 2025 juga dipengaruhi kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi. 

Posisi cadangan devisa akhir September 2025 tersebut setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore