
Ilustrasi Bansos PKH dan BPNT cair. (Pexels)
JawaPos.com - Sejumlah jenis bantuan sosial (bansos) seperti PKH, BPNT tahap 4, hingga BLT Kesra sebesar Rp 900 ribu sudah cair di sejumlah daerah. Banyak penerima bantuan kini tersenyum bahagia karena mendapatkan bantuan akhir tahun dari pemerintah.
Namun ahir pekan kemarin, banyak keluarga penerima manfaat (KPM) mengeluh karena ternyata kartu keluarga sejahtera (KKS) milik mereka tidak menerima dana bantuan sosial (bansos) dengan angka yang telah ditetapkan.
KKS dari banyak KPM justru hanya bertambah sebesar dengan angka di bawah Rp 100 yaitu angka unik Rp 4, Rp 6, hingga Rp 12 sebagaimana diberitakan Rada Bogor. Alhasil, kejadian tak biasa ini sempat bikin para penerima bansos gaduh.
Kerena bukan dana ratusan ribu atau jutaan yang masuk ke dalam rekening, tapi justru dana receh tak mungkin bisa dicairkan apalagi ditukar untuk membeli makanan atau sembako.
Angka receh yang didapat KPM bukan karena terjadi kesalahan atau mengalami error. Sebuah fakta terungkap angka receh tersebut ternyata hanya salah satu metode verifikasi.
Setelah proses verifikasi selesai dan angka unik tersebut benar-benar masuk ke rekening, maka tahapan selanjutnya adalah rekening KPM akan diisi penuh sesuai dengan angka yang telah ditetapkan pemerintah.Misalnya BLT Kesra sebesar Rp 900 ribu.
Pada penghujung tahun 2025 ini, jumlah penerima bansos pemerintah angkanya cukup besar mencapai sekitar 35 juta. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut, jumlah penerima bansos saat ini paling banyak sepanjang sejarah.
KPM pada penghujung tahun 2025 bisa mendapatkan dana bansos lebih besar dari biasanya. Pasalnya, sejumlah jenis bansos diberikan bersamaan dan dirapel untuk beberapa bulan.
Para penerima bansos diminta untuk bijak dalam menggunakan dana. Mensos menegaskan bahwa dana bansos tidak boleh digunakan untuk judi online, membeli rokok, narkoba, bayar cicilan utang, beli motor dll yang tidak sesuai dengan peruntukannya.
Jika diketahui bansos yang diberikan ternyata digunakan di luar peruntukannya, KPM tersebut bisa dikeluarkan dari data penerima bansos. Itu artinya, pada periode selanjutnya tidak akan mendapatkan bantuan lagi dari pemerintah.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
