Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 November 2025, 16.08 WIB

Resmi Diluncurkan, Apkasi Otonomi Expo 2026 Ajak Anggota Majukan Potensi Daerah

Wakil Sekjen  Apkasi Sebastianus Darwis (Bupati Bengkayang), Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang dan Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat FKD & DPRD, Ditjen Otda Kemendagri, Yasoaro Zai. - Image

Wakil Sekjen Apkasi Sebastianus Darwis (Bupati Bengkayang), Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang dan Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat FKD & DPRD, Ditjen Otda Kemendagri, Yasoaro Zai.

JawaPos.com - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berencana menggelar event tahunan Apkasi Otonomi Expo (AOE) Tahun 2026. Agenda yang mempromosikan sejumlah produk yang dihasilkan sejumlah kabupaten di Indonesia ini akan digelar 27-29 Agustus 2026 di Hall 3 & 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

Mengusung tema menggelorakan “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas” ini, AOE 2026 menjadi jembatan bagi Apkasi dalam memfasilitasi peningkatan daya saing daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi fiskal dan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) yang cukup signifikan.

Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto saat membuka AOE 2025, yang meminta para pemimpin daerah untuk tetap berpegang teguh pada Pasal 33 UUD 1945, yakni membangun ekonomi di daerah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

"Meskipun kondisi fiskal sebagaian besar daerah sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja, namun tugas peningkatan daya saing daerah dengan meningkatkan kualitas produk unggulan daerah tidak boleh terhenti. Begitupun hadirnya investasi di daerah yang menguntungkan masyarakat lokal perlu diupayakan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat," imbuh Sarman pada peluncuran bertajuk "Launching Apkasi Otonomi Expo 2026: Trade, Tourism, Investment & Procurement" di Nusantara 3 ICE BSD, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (21/11/2025) siang.

Ia berharap seluruh anggota Apkasi dapat memanfaatkan momentum AOE 2026 yang tidak hanya sekadar pameran, tetapi juga menjadi ajang forum bisnis yang dapat mempertemukan calon pembeli (buyer) dan investor.

Project Manager AOE 2026, Syaifuddin Chaidir, memaparkan secara teknis dua pilar utama dari konsep baru AOE 2026 yang lebih inovatif dan transaksional. Pertama, AOE 2026 akan lebih transaksional dengan kerja sama Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) untuk menarik buyer dan investor mancanegara. Kedua, akan diselenggarakan Forum Perdagangan Antardaerah sebagai acara sampingan baru.

"Kami akan menyelenggarakan Forum Perdagangan AntarDaerah, ini merupakan side event baru untuk menjalin kerjasama supply and demand antar daerah guna meminimalisir impor. Kami yakin forum ini akan menjadi nilai tambah dan memiliki nilai strategis bagi seluruh peserta Apkasi Otonomi Expo 2026 khususnya peserta dari pemerintah daerah," ujarnya sambil menambahkan, secara strategis bertujuan memperkuat rantai pasok komoditas dan meminimalkan ketergantungan pada impor dengan saling melengkapi kebutuhan komoditas antar-daerah.

Dukungan penuh terhadap pelaksanaan AOE 2026 disampaikan oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD (FKDH dan DPRD), Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Yasoaro Zai. Ia mengatakan, Kemendagri berharap AOE 2026 dapat memperluas jangkauan promosi produk unggulan, meningkatkan efisiensi rantai pasok, dan memperkuat peran Apkasi sebagai fasilitator utama.

"Kementerian Dalam Negeri aktif mendukung dan terlibat dalam pelaksanaan Apkasi Otonomi Expo, melalui surat dukungan dari Menteri Dalam Negeri maupun partisipasi kehadiran langsung pada Apkasi Otonomi Expo. AOE 2026 diharapkan bisa menciptakan dampak jangka panjang berupa peningkatan investasi daerah, kemitraan berkelanjutan, serta kontribusi terhadap pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional."

Peluncuran AOE 2026 menandai kesiapan Apkasi untuk menyelenggarakan pameran yang diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk daerah, tetapi juga katalisator transaksi nyata dan penguatan ekonomi domestik. AOE 2026 merupakan agenda tahunan, dan tahun 2026 akan menjadi kali ke-21 dalam gelaran pameran komditas dan peluang investasi daerah terbesar di Indonesia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore