Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Desember 2025, 02.48 WIB

Dapat Kucuran PMN Rp 2,5 Triliun untuk Beli Kapal Baru, Bos Pelni Ungkap Bakal Digunakan di Rute Kalimantan, Papua dan NTT-NTB

Ilustrasi Kapal Pelni. (pelni.co.ic) - Image

Ilustrasi Kapal Pelni. (pelni.co.ic)

JawaPos.com - Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni, Tri Andayani buka suara terkait dengan Penanaman Modal Negara (PMN) yang diterimanya senilai Rp 2,5 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025. 

Menurutnya, dana tersebut akan digunakan untuk membeli tiga kapal baru dengan rencana rute ke arah Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) - Nusa Tenggara Barat (NTB). 

"Tiga kapal baru itu untuk ke arah Kalimantan, ke arah Papua, dan ke arah NTT-NTB," kata Tri Andayani saat dikonfirmasi usai Rapat Kerja Bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12). 

Lebih lanjut, Dirut yang kerap disapa Anda ini menyampaikan bahwa setelah pencairan selesai, pihaknya masih harus melakukan sejumlah proses. Mulai dari penetapan desain kapal dan juga galangan kapal secara terbuka. 

Dari proyeksinya, diperkirakan pengadaan kapal PT Pelni akan memakan waktu selama 2 tahun. Sehingga ditargetkan bahwa kapal tersebut baru bisa dioperasikan pada Semester I-2029. 

"Kita proyeksikan kemarin, kalau secara teknisnya kurang lebih pembangunan kapal itu memakan waktu 2 tahun. Sehingga Insya Allah kalau semuanya lancar, mulai dari mendesain kapal, kemudian membangun kapal, di Semester 1-2029 itu akan sudah mulai beroperasi kapal-kapal baru ini," jelas Anda. 

Meski begitu, ia belum bisa memastikan pengadaan tersebut akan dilakukan oleh perusahaan mana. Terkait itu, Anda menyebut masih perlu menunggu bidding atau penawaran yang akan dilakukan secara terbuka oleh PT Pelni

"Belum tahu, karena kita kan nanti bidding terbuka. Jadi baik luar negeri maupun dalam negeri," tambahnya. 

Sebelumnya, Komisi XI DPR RI telah menyetujui pencairan dana Penanaman Modal Negara (PMN) Tahun 2025 untuk PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni sebesar Rp 2,5 triliun. PMN tersebut akan digunakan untuk pengadaan tiga kapal penumpang sebagai kelanjutan dari PMN Tahun 2024. 

"Komisi XI DPR RI menyetujui APBN tunai Tahun 2025 dengan rincian PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) sebesar Rp 2,5 triliun," kata Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. 

Dia membeberkan bahwa PT Pelni meningkatkan kinerja dalam tersedianya sarana transportasi laut yang dapat menjamin keselamatan masyarakat. Selanjutnya, menjaga image perusahaan pada aspek keselamatan dan pelayaran. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar menjadi semakin baik dan nyaman. 

"Meningkatkan kinerja keuangan perusahaan untuk mendukung operasional perusahaan," tutur Misbakhun.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore