Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Desember 2025, 22.26 WIB

Lonjakan Transaksi 12.12 Diklaim Tunjukkan Peran E-commerce Dorong Ekonomi Digital

Ilustrasi: Belanja online. (ITRC). - Image

Ilustrasi: Belanja online. (ITRC).

JawaPos.com - Momentum belanja akhir tahun kembali mencatatkan peningkatan aktivitas ekonomi digital di Indonesia. Selama periode promo 12.12 2025, transaksi belanja online tercatat meningkat signifikan dibandingkan hari biasa, mencerminkan antusiasme masyarakat yang masih tinggi terhadap belanja daring.

Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia menjadi dua platform yang mengklaim berhasil mencatat pertumbuhan transaksi menonjol sepanjang periode tersebut. Peningkatan aktivitas belanja tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga merata di sejumlah daerah seperti Jawa Barat, Sumatera Utara, Bali, Sulawesi Selatan, hingga Sumatera Selatan.

Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan lonjakan transaksi tersebut mencerminkan semakin kuatnya peran ekosistem digital dalam mendorong ekonomi nasional.

“Capaian positif selama promo 12.12 menunjukkan peran ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Bukan hanya dari sisi peningkatan transaksi, tetapi juga dari persebarannya yang semakin merata di berbagai wilayah,” ujar Stephanie dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, pemerataan transaksi menjadi indikator penting karena membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih besar.

Dari sisi produk, sejumlah kategori mencatatkan kinerja yang relatif kuat selama periode 12.12. Produk fesyen, kecantikan dan perawatan diri, makanan dan minuman, hingga elektronik dan otomotif menjadi kategori yang paling banyak diminati konsumen di Tokopedia dan TikTok Shop.

Pola ini mencerminkan perilaku belanja masyarakat yang semakin mengandalkan platform digital, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun produk penunjang gaya hidup. Promo akhir tahun dimanfaatkan konsumen untuk berbelanja lebih efisien dengan pilihan produk yang semakin beragam.

Stephanie menambahkan, tren tersebut juga menunjukkan bagaimana e-commerce telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

“Platform digital kini tidak hanya menjadi sarana belanja, tetapi juga penghubung antara konsumen dan pelaku usaha lokal di berbagai daerah,” katanya.

Selain itu, di balik lonjakan transaksi domestik, e-commerce juga dinilai memiliki peran strategis dalam membuka peluang ekspor bagi UMKM. Saat ini, kontribusi UMKM terhadap total ekspor nasional masih berada di kisaran belasan persen, sementara pemerintah menargetkan peningkatan ekspor dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui pemanfaatan ekosistem digital, brand lokal memiliki kesempatan untuk memperluas jangkauan pasar ke tingkat regional, khususnya Asia Tenggara. Integrasi antara konten, live commerce, dan data analitik dinilai menjadi faktor penting dalam membantu pelaku usaha memahami preferensi konsumen lintas negara.

Tokopedia dan TikTok Shop menyebut dukungan terhadap UMKM menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam memperkuat ekonomi digital. Dengan basis penjual lokal yang besar, e-commerce dipandang mampu menjadi akselerator bagi UMKM untuk naik kelas.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore