
PT Pupuk Indonesia (Persero) jaga ketersediaan pupuk subsidi. (Istimewa)
JawaPos.com–PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmen menjaga ketersediaan pupuk subsidi. Permintaan dan antusiasme petani menebus pupuk subsidi tinggi menjelang musim tanam di awal tahun. Upaya menjaga pasokan pupuk dilakukan melalui strategi optimalisasi produksi, penguatan distribusi antar-wilayah, serta penyesuaian stok pupuk.
”Pupuk Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan pupuk subsidi nasional tetap terjaga dengan melaksanakan optimalisasi kapasitas produksi dan memperkuat kemampuan distribusi di tengah berbagai tantangan yang muncul,” kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/2).
Sejumlah tantangan yang dimaksud di antaranya adalah proses pemulihan pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang masih berjalan setelah banjir yang melanda Aceh pada akhir 2025. Pabrik PIM merupakan fasilitas produksi penting yang memasok pupuk ke sejumlah wilayah. Terutama Sumatera Bagian Utara. Selain itu, tantangan lain adalah kondisi cuaca buruk di sejumlah wilayah yang menimbulkan tantangan dalam distribusi.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pupuk Indonesia bergerak cepat mendorong optimalisasi produksi di seluruh anak perusahaan. Optimalisasi produksi dijalankan dengan mendorong tingkat utilitas fasilitas produksi agar beroperasi maksimal.
Langkah optimalisasi produksi ini turut diperkuat dengan strategi penyesuaian stok dengan mengkonversi pupuk nonsubsidi menjadi pupuk subsidi melalui proses pewarnaan dan pengantongan. Dari sisi distribusi, Pupuk Indonesia juga melaksanakan rekonfigurasi (realokasi) stok gudang antar wilayah. Melalui strategi penguatan pasokan ini, Pupuk Indonesia berupaya memastikan kebutuhan petani di seluruh wilayah-wilayah strategis, seperti Sumatera Utara dan Jawa dapat terpenuhi.
”Melalui strategi penguatan pasokan tersebut, Pupuk Indonesia berupaya memastikan kebutuhan petani di berbagai wilayah tetap terpenuhi sehingga musim tanam yang akan segera datang dapat berjalan lancar,” kata Rahmad.
Rahmad menyampaikan, strategi penguatan pasokan lintas wilayah tersebut didukung infrastruktur logistik terintegrasi mulai dari pelabuhan, armada kapal, hingga jaringan gudang. Perusahaan juga menambah jam operasional gudang guna mempercepat penyaluran hingga ke titik serah.
Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, Pupuk Indonesia memanfaatkan sistem digital Command Center yang mampu memantau pergerakan stok dan penyaluran secara real time. Proses penebusan pupuk oleh petani pun tetap mudah melalui aplikasi i-Pubers hanya dengan menggunakan KTP.
”Strategi penguatan pasokan ini kami jalankan secara paralel dengan upaya percepatan pemulihan dari fasilitas produksi yang terdampak bencana, sehingga kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi baik saat ini maupun untuk pasokan jangka panjang,” tandas Rahmad.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
