Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 18.03 WIB

Pertunjukan Teater Lorong Junior Bertajuk 'Pengen Jadi Pengantin Sunat' Hidupkan Kembali Tradisi Betawi, Qubil AJ Jadi Guest Star

Pertunjukan Teater Lorong Junior - Image

Pertunjukan Teater Lorong Junior

JawaPos.com – Pertunjukan Teater Lorong Junior baru-baru ini digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat.

Pertunjukan tersebut mengangkat kisah seorang anak laki-laki yang memiliki keinginan agar acara sunatnya dirayakan secara meriah, sehingga diberi judul "Pengen Jadi Pengantin Sunat".

Pertunjukan yang berlangsung sekitar pukul 15.15 hingga 17.00 ini dipadati penonton, terutama anak-anak yang datang bersama orang tua mereka. Tak hanya dari kalangan pelajar SD hingga SMP, tetapi juga mahasiswa turut hadir untuk menyaksikan aksi para pemain teater muda tersebut.

Cerita dalam pementasan ini menggambarkan kehidupan dua keluarga Betawi yang tinggal bersebelahan. Keduanya memiliki anak laki-laki, satu sudah disunat, sementara yang lain, Yusuf, baru akan menjalani proses itu. Yusuf bermimpi menjadi pengantin sunat, namun keinginannya terhambat karena keterbatasan ekonomi keluarganya.

Akhirnya, Yusuf mengikuti sunatan massal di desa dekat rumahnya. Melihat hal itu, ayah dari teman Yusuf, yang diperankan oleh Ramdhani Hasbullah atau Qubil AJ, pelawak dan aktor Indonesia,  merasa tergerak untuk membantu.

Karena kondisi ekonominya lebih baik, ia berinisiatif mendukung dan membantu perayaan kecil untuk Yusuf, sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan antarwarga.

Teater sebagai pelestarian tradisi

Pertunjukan teater ini berlangsung dengan meriah dan meninggalkan kesan mendalam, terutama bagi para penonton anak-anak.

Konsep pementasan tersebut sengaja diangkat untuk menanamkan nilai edukatif dan budaya, khususnya bagi anak laki-laki agar tidak merasa takut menjalani prosesi sunat. Selain itu, teater ini juga berfungsi sebagai upaya melestarikan tradisi Betawi, yang dikenal dengan perayaan khas saat sunatan anak laki-laki.

Tradisi tersebut biasanya diwarnai dengan prosesi arak-arakan, diiringi ondel-ondel, musik rebana, dan tarian Betawi, yang mencerminkan kekayaan budaya lokal sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat.

"Diambilnya konsep Pengantin Sunat, karena berawal dari ingin mengangkat budaya lokal DKI Jakarta. Karena anak-anak sekarang kurang paham pengantin sunat itu apa sih, maka kita buat pertunjukan teater simple tetapi secara historis itu ada. Hal ini juga karena melihat di daerah Jakarta Pusat sudah hampir tidak ada tradisi seperti ini,” ungkap Rezki, pimpinan produksi dari Teater Lorong Junior.

Dengan konsep teater yang dikemas dalam bentuk drama musikal yang menarik, pertunjukan ini berhasil membuat anak-anak merasa senang dan tidak takut terhadap proses sunat. Pendekatan kreatif tersebut juga menumbuhkan keberanian serta semangat mereka, terlebih karena adanya unsur perayaan setelah prosesi berlangsung.

Setiap karakter yang diperankan oleh para pemain, mulai dari anak-anak TK, siswa SMP, hingga pemeran dewasa seperti ibu dan bapak, tampil memukau dan berhasil menghidupkan suasana panggung dengan baik.

Kehadiran Qubil AJ sebagai bintang tamu juga memberikan nuansa tersendiri bagi pertunjukan ini. Sosok yang biasanya tampil di layar televisi kini beraksi langsung di panggung, menambah daya tarik dan antusiasme penonton terhadap Teater Lorong Junior.

Salah satu penonton, Kirei, menyampaikan harapannya agar pertunjukan Teater Lorong Junior dapat diadakan secara rutin, karena selain menghibur, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar dengan cara berbeda.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore