
Biaya pendidikan naik terus, tak sebanding dengan rata-rata pendapatan rumah tangga di Indonesia. (Debt)
JawaPos.com - Biaya pendidikan di Indonesia terus meroket setiap tahun, naik rata-rata 10 hingga 15 persen. Kenaikan ini jauh melampaui pertumbuhan rata-rata pendapatan rumah tangga, membuat banyak keluarga kewalahan menyiapkan dana sekolah anak hingga ke jenjang perguruan tinggi.
Beban itu terasa semakin berat di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian pekerjaan. Menurut sejumlah pengamat, tanpa perencanaan keuangan yang matang, banyak orang tua berisiko mengorbankan pendidikan anak atau terjebak dalam utang konsumtif untuk menutup biaya sekolah.
Tren kenaikan biaya ini menuntut strategi jangka panjang seperti diversifikasi instrumen keuangan, mulai dari tabungan pendidikan, reksa dana, hingga produk asuransi yang menggabungkan proteksi dan perencanaan dana.
Lonjakan biaya pendidikan juga mendorong industri keuangan menghadirkan berbagai solusi. Salah satunya datang dari PT BNI Life Insurance (BNI Life), anak usaha PT Bank Negara Indonesia (BNI), yang memperkenalkan produk Asuransi BLife Solusi Cerdas pada Agustus 2025.
Solusi ini diklaim dirancang untuk membantu keluarga menyiapkan dana pendidikan anak dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi, termasuk jika terjadi risiko kehilangan penghasilan dalam keluarga.
“Tujuan utama kami bukan sekadar menawarkan asuransi, tapi memberi ketenangan bagi orang tua agar rencana pendidikan anak tidak berhenti di tengah jalan,” kata Plt Direktur Utama BNI Life Agung Turanto dalam keterangannya.
Kehadiran solusi demikian juga diyakini mencerminkan arah baru sektor keuangan: menggabungkan proteksi dan perencanaan finansial di tengah biaya hidup yang terus meningkat.
Sementara itu, data BPS menunjukkan bahwa biaya pendidikan tinggi di Indonesia meningkat lebih dari dua kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Kenaikan paling signifikan terjadi pada level perguruan tinggi dan sekolah internasional, yang biayanya bisa menembus ratusan juta rupiah per tahun.
Di tengah tren itu, para pakar sepakat: perencanaan keuangan keluarga kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Menyiapkan dana pendidikan anak tidak cukup hanya dengan menabung, tetapi juga dengan melindunginya dari risiko yang tak terduga.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
