Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 November 2025, 00.58 WIB

Suntikan Dana Likuditas Hampir Habis, Bos BTN Bakal Surati Purbaya Minta Tambah Rp 10 Triliun

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (tengah) usai RUPSLB BTN di Jakarta, Selasa (18/11). (Dokumentasi BTN) - Image

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (tengah) usai RUPSLB BTN di Jakarta, Selasa (18/11). (Dokumentasi BTN)

JawaPos.com - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menyampaikan bakal melayangkan surat kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta tambahan dana likuiditas sebesar Rp 10 triliun. 

Tambahan dana itu ia akan ajukan lantaran sudah habisnya suntikan likuiditas sebesar Rp 25 triliun yang dikucurkan ke BTN. Adapun realisasinya hingga awal November ini sudah mencapai Rp 24,7 triliun. 

"Kita akhir Oktober hampir Rp 24 triliun, di awal November kemarin Rp 24,7 triliun udah abis lah, sebentar lagi sudah abis," kata Nixon saat ditemui di Menara I BTN, Jakarta Pusat, Selasa (18/11). 

Meski begitu, Nixon belum bisa menjamin apakah permintaannya itu akan disetujui Menkeu Purbaya atau tidak. Namun ia memastikan bahwa pihaknya akan berusaha untuk memperoleh dana tambahan itu. 

"Kita lagi pengen ngajuin surat gitu ya, tapi belum tau di setujui atau tidak setuju. Namanya usaha kan boleh aja ya. Kita pengen minta tambahan antara Rp 5 sampai Rp 10 triliun jika memang dimungkinkan," lanjutnya. 

Nixon membeberkan, dana likuiditas tambahan itu nantinya akan diperuntukkan sektor perumahan yang masih mencatatkan ekspansi pada November-Desember 2025.  

"Peruntukannya buat apa? Untuk mendukung sektor perumahan yang masih ekspansi di sekitar November-Desember ini. Jika diberikan, namanya juga minta," tukasnya. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah suntikan dana ke perbankan senilai Rp 76 triliun, dari sebelumnya yang sudah menyalurkan sebesar Rp 200 triliun. Dana tambahan itu telah disalurkan ke empat bank, masing-masing Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank DKI. 

Adapun rinciannya, diberikan kepada Bank Mandiri Rp 25 triliun, BRI Rp 25 triliun, BNI Rp 25 triliun, dan Bank DKI Rp 1 triliun. Di sisi lain, realisasi suntikan likuiditas senilai Rp 200 triliun yang telah digunakan lima bank milik negara sudah mencapai Rp 167,7 triliun, atau setara 84 persen. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore