Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2026, 06.35 WIB

Jamaah Haji Jangan Adakan Selamatan Walimatus Safar dan Open House Mepet Tanggal Berangkat, Ini Bahayanya

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj Liliek Marhaendro Susilo di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (13/1) malam. (Bayu Putra/JawaPos.com) - Image

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj Liliek Marhaendro Susilo di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (13/1) malam. (Bayu Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan calon jamaah haji (CJH) yang akan berangkat tahun ini untuk tidak mengadakan Selamatan atau walimatussafar dekat dengan tanggal keberangkatan.

Kepala Pusat kesehatan Haji Kemenhaj Liliek Marhaendro Susilo mengatakan, pada dasarnya pihaknya tidak bisa melarang CJH mengadakan walimatus safar atau selamatan jelang berangkat haji. Namun, yang perlku diperhatikan adalah waktu pelaksanaannya.

“Yang kami minta adalah tolong Walimatus Safar itu dilakukan maksimal satu minggu sebelum keberangkatan, maksimal. Jangan lebih dari itu,” terangnya di sela Pendidikan dan Latihan calon Petugas Haji atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (13/1) malam.

Tujuannya, agar seminggu sebelum berangkat, jamaah benar-benar memanfaatkan waktunya untuk istirahat. Atau melengkapi packing yang belum usai.

Bila memaksakan untuk mengadakan walimatus safar mepet tanggal berangkat, CJH berpotensi mengalami kelelahan bahkan sebelum menjalani rangkaian aktivitas ibadah haji.

akibatnya jelas, ibadah di tanah suci tidak akan bisa maksimal, hanya gara-gara aktivitas melelahkan jelang keberangkatan. 

Para tetangga juga diingatkan agar ikut menjaga CJH dengan tidak bertamu sepekan jelang keberangkatan.  “Meskipun Walimatus Safar itu sudah selesai, masih ada yang suka silaturahmi,” lanjutnya.

Dia merujuk pada kasus sebelumnya, di mana ada CJH yang meninggal di pesawat dalam perjalanan ke Madinah. Setelah ditelusuri secara medis, ternyata CJH tersebut kelelahan.

“7 hari dia open house menerima tamu untuk Walimatus Safar. Sampai di pesawat dia kelelahan, dia mau ke toilet, enggak bisa, enggak sempat nunggu, akhirnya pingsan dan tidak tertolong,” ucapnya.

Liliek tidak ingin berita duka serupa terjadi dalam pelaksanaan haji tahun ini, hanya gara-gara jamaah kelelahan.

“Jadi kami mohon ya, Walimatus Safar ini kalau bisa kan diadakan sesederhana mungkinlah. Karena ini sebenarnya bukan sunnah, tapi hanya acara tradisi kan,” imbuhnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore