Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2026, 16.36 WIB

Menhaj Irfan Yusuf: Petugas Haji jangan Layani Pejabat dan Instansi, Fokus Layani Jamaah

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menemui para petugas haji yang mengikuti diklat di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (14/1/2026). (Bayu Putra/JawaPos.com) - Image

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menemui para petugas haji yang mengikuti diklat di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (14/1/2026). (Bayu Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan petugas haji yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi agar tidak pilih-pilih dalam melayani jamaah haji. 

Hal itu disampaikan Irfan saat memimpin apel petugas haji PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (14/1) pagi.

Dia memahami, para petugas haji datang dari berbagai instansi dan organisasi. Namun,mereka tidak boleh mengutamakan instansinya bila kebetulan ada yang menjadi jamaah. 

"Anda semua berada di sini bukan untuk melayani pimpinan instansi Anda, bukan melayani pejabat, tetapi untuk melayani jamaah haji," tegasnya kepada para petugas haji.

Dia mengingatkan, ketika sudah memakai seragam petugas haji, maka semua identitas instansi harus dilepaskan.

Identitas hanya satu, yakni petugas haji. Hanya ada satu tujuan, yakni melayani jamaah haji Indonesia sebaik mungkin tanpa memandang latar belakang jamaah.

"Saya tidak ingin mendengar ada petugas yang hanya mau melayani pimpinan instansinya saja. Jemaah haji kita adalah pimpinan yang sesungguhnya yang harus Anda layani dengan sepenuh hati," ucapnya.

"Termasuk juga jangan melayani pejabat Kementerian Haji dan Umrah," sambung mantan Anggota DPR RI itu.

Meskipun Irfan akan berstatus Amirul Hajj, namun tugasnya juga tetap sama, yakni melayani jamaah haji. Jadi tidak perlu dilayani, apalagi dispesialkan oleh petugas haji.

Para petugas haji juga diwanti-wanti untuk benar-benar mengutamakan jamaah dibandingkan diri sendiri. Sebagai petugas haji, jamaah haji adalah prioritas utama.

"Jangan sampai ada petugas yang lebih mementingkan ritual ibadahnya sendiri daripada melayani jemaah yang membutuhkan bantuan. Jika harus memilih antara tugas atau ibadah sunnah, maka tugas pelayanan adalah yang utama," ucap Irfan.

Hal senada disampaikan saat ditanya oleh wartawan, mengenai prioritas para petugas haji di lapangan. "Mereka adalah pelayan jemaah, bukan pelayan pimpinan," imbuh Irfan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore