Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Februari 2026, 03.42 WIB

Menag Nasaruddin Umar Pimpin Tarawih Pertama di Istiqlal, Ajak Jamaah Jalankan 'Ramadhan Hijau' dan Demaskulinisasi Teologi

Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, turun langsung memberikan ceramah sebelum salat tarawih pertama, Rabu (18/2). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, turun langsung memberikan ceramah sebelum salat tarawih pertama, Rabu (18/2). Dalam ceramahnya, Nasaruddin akan mengangkat tema 'Ramadhan Hijau'. Tema ini merupakan bagian dari gagasan besar Kementerian Agama (Kemenag) mengenai eko-teologi.

Nasaruddin menyoroti pentingnya mengubah pola pikir umat yang selama ini dianggap terlalu "maskulin" dalam beragama menjadi lebih lembut dan mencintai alam.

"Apa yang dimaksud eko-teologi? Boleh saya jelaskan sedikit ya. Jadi, eko-teologi itu ini ada maknanya sangat fundamental ya. Karena kita sadar bahwa Tuhan itu kan lebih menonjol sebagai feminine God, lebih menonjol sebagai nurture. Nurture itu apa? Lembut, mendidik, mengasuh, membina ya," jelasnya.

Demaskulinisasi Teologi: Kembali ke Akhlak Nabi

Menag Nasaruddin menekankan bahwa tujuan agama yang sesungguhnya adalah melembutkan hati, bukan justru membuat pemeluknya menjadi sosok yang destruktif terhadap lingkungan. Ia menyebut gerakan ini sebagai upaya demaskulinisasi teologi.

"Masyarakat kita itu identik dengan apa ya, teologi kita itu teologi formalitas ya, teologi formal logic ya, teologi yang lebih menekankan aspek maskulin, teologi yang struggle, menaklukkan, heroik begitu ya. Padahal masjid itu mestinya harus melembutkan hati, jiwa, dan pikiran seseorang," tegas Nasaruddin.

Melalui Teologi Hijau, jemaah diajak untuk memandang alam bukan sebagai objek untuk dieksploitasi, melainkan sebagai partner hidup. "Jangan hanya menganggap alam ini sebagai objek tetapi itu partner untuk hidup bersama saling menguntungkan dan saling memperkuat satu sama lain. Itu mindset agama ini," imbuhnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore