Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Februari 2026, 20.41 WIB

Bolehkah Makan dan Minum Saat Masuk Waktu Imsak?

Ilustrasi sahur bersama keluarga/freepik - Image

Ilustrasi sahur bersama keluarga/freepik

JawaPos.com - Masjid dan mushalla di Tanah Air sangat semarak pada bulan Ramadhan. Bukan hanya saat momen berbuka puasa, tempat ibadah umat Islam itu juga sangat hidup dan aktif pada waktu sahur.

Banyak masjid dan mushalla ikut terlibat aktif membantu umat Islam untuk bangun dan bersantap sahur sembari menunjukkan jam tertentu melalui pengeras suara. Tak hanya itu, ada juga peringatan saat sudah memasuki waktu imsak.

Pertanyaannya kemudian, apakah boleh makan dan minum saat sudah memasuki waktu imsak?

Tokoh agama Yahya Zainul Ma'arif atau kerap disapa Buya Yahya mengatakan, pada waktu imsak masih boleh makan dan minum. Hanya saja, harus disegerakan karena biasanya tidak lama dari waktu imsak akan memasuki waktu Subuh.

"Imsak itu, ibu bapak masih boleh makan, boleh minum. Imsak itu maksudnya siap-siap. Yang makan kerupuk, cepat minum air daripada keselek," kata Buya Yahya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Bahjah menyatakan, umat Islam tidak boleh makan dan minum pada saat sudah masuk waktu Subuh. Namun supaya lebih berhati-hati, sebaiknya mulai berhenti makan dan minum setelah memasuki waktu imsak.

Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa imsak merupakan bagian dari ijtihad ulama di Indonesia akan perlunya semacam peringatan bagi umat Islam supaya tidak kelewat bersantap sahur hingga masuk waktu Subuh.

"Imsak itu kan bahasa Arab, artinya menahan diri. Imsak itu adanya di negeri kita saja, di negera lain nggak ada istilah Imsak," ungkapnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore