
Ilustrasi sahur bersama keluarga/freepik
JawaPos.com - Masjid dan mushalla di Tanah Air sangat semarak pada bulan Ramadhan. Bukan hanya saat momen berbuka puasa, tempat ibadah umat Islam itu juga sangat hidup dan aktif pada waktu sahur.
Banyak masjid dan mushalla ikut terlibat aktif membantu umat Islam untuk bangun dan bersantap sahur sembari menunjukkan jam tertentu melalui pengeras suara. Tak hanya itu, ada juga peringatan saat sudah memasuki waktu imsak.
Pertanyaannya kemudian, apakah boleh makan dan minum saat sudah memasuki waktu imsak?
Tokoh agama Yahya Zainul Ma'arif atau kerap disapa Buya Yahya mengatakan, pada waktu imsak masih boleh makan dan minum. Hanya saja, harus disegerakan karena biasanya tidak lama dari waktu imsak akan memasuki waktu Subuh.
"Imsak itu, ibu bapak masih boleh makan, boleh minum. Imsak itu maksudnya siap-siap. Yang makan kerupuk, cepat minum air daripada keselek," kata Buya Yahya.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Bahjah menyatakan, umat Islam tidak boleh makan dan minum pada saat sudah masuk waktu Subuh. Namun supaya lebih berhati-hati, sebaiknya mulai berhenti makan dan minum setelah memasuki waktu imsak.
Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa imsak merupakan bagian dari ijtihad ulama di Indonesia akan perlunya semacam peringatan bagi umat Islam supaya tidak kelewat bersantap sahur hingga masuk waktu Subuh.
"Imsak itu kan bahasa Arab, artinya menahan diri. Imsak itu adanya di negeri kita saja, di negera lain nggak ada istilah Imsak," ungkapnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
