Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Februari 2026, 12.50 WIB

Tips Praktis dan Psikologis : 5 Cara Mengajak Anak Ikut Tarawih Ramadhan Tanpa Bikin Bosan

Menjelaskan makna tarawih kepada anak adalah salah satu cara agar anak ikut tarawih tanpa rasa bosan (freepik)

JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan haus tetapi juga menjadi momentum memperkuat ikatan keluarga melalui ibadah bersama seperti shalat tarawih.

Mengajak anak ikut tarawih sering kali menjadi tantangan karena durasi dan kebosanan bisa membuat mereka kehilangan minat.

Namun pendekatan yang tepat dapat membantu anak merasa lebih terlibat dan nyaman dalam ibadah ini bukan sekadar kewajiban.

Psikologi perkembangan anak menunjukkan bahwa keterlibatan orang dewasa, pola rutinitas dan suasana yang menyenangkan sangat berpengaruh terhadap motivasi anak dalam mengikuti shalat tarawih berjamaah.

Selain itu keterlibatan aktif anak dalam ibadah dapat berdampak positif bagi perkembangan moral dan emosional mereka.

Berikut 5 cara mengajak anak ikut tarawih tanpa membuat mereka bosan sebagaimana dilansir dari laman Muslimah Bloggers, Minggu (22/2) :

  1. Mengenalkan tarawih sejak dini dengan cara bertahap

Memperkenalkan tarawih pada anak sejak usia dini secara bertahap membantu mereka mengenal suasana ibadah tanpa merasa terpaksa.

Mulailah dengan ajak anak menghadiri shalat berjamaah yang lebih pendek seperti Dzuhur atau Ashar sehingga mereka terbiasa dengan suasana masjid. 

Pendekatan bertahap ini menciptakan konteks positif bukan tekanan artinya anak belajar melalui pengamatan bukan paksaan. 

Menurut studi penelitian tentang partisipasi anak dalam ibadah, orang dewasa menyiapkan panggung melalui lingkungan yang ramah bagi anak agar ia lebih terlibat.

Lingkungan yang nyaman misalnya masjid tidak terlalu penuh atau suasana keluarga yang hangat membantu anak merasa aman untuk berpartisipasi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore