Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Oktober 2025, 15.20 WIB

Bantah Edarkan Narkoba, Ammar Zoni: Tidak Ada Barang Bukti dan Saya Tidak Kenal Mereka

Aktor Ammar Zoni dan 5 warga binaan lainnya resmi dipindah dari Rutan Salemba Jakarta Timur ke Lapas Super Maximum Security di Pulau Nusakambangan. (Ditjenpas Kementerian Imipas)

JawaPos.com - Ammar Zoni akhirnya buka suara atas tudingan dirinya sebagai pengedar narkoba di dalam Rutan Salemba Jakarta Pusat yang terjadi pada Januari 2025 lalu. Mantan suami Irish Bella menegaskan tidak terlibat dalam kasus peredaran narkoba di dalam penjara sama sekali.

Pria yang kini dijebloskan ke dalam lapas Nusakambangan itu mengaku dikait-kaitkan aparat penegak hukum dalam kasus peredaran narkoba berdasarkan keterangan dua orang dari lima orang tersangka yang ditangkap terlebih dahulu atas kasus peredaran narkoba.

Ammar Zoni pun dimintai keterangan dan tempatnya di Rutan Salemba digeledah. Hasil penggeledahan tidak berhasil menemukan barang bukti apapun dari tangan Ammar.

"Pada saat penggeledahan tidak ditemukan barang bukti apapun terhadap saya, hanya berdasarkan pengakuan 2 orang dari 5 orang yang tidak saya kenal," kata Ammar Zoni dalam surat yang dibicarakan Jon Mathias.

Mantan suami Irish Bella menegaskan tidak tahu sama sekali bagaimana barang haram narkoba bisa masuk ke dalam lapas. Ammar Zoni bingung kenapa dirinya dituding sebagai pengedar dan pengendali narkoba padahal dia merasa tuduhan tersebut tidak berdasar.

"Saya sama sekali tidak terlibat dalam proses memasukkan barang tersebut ke rutan dan tidak mengetahui bagaimana barang tersebut masuk. Saya tidak pernah menjadi pengendali peredaran narkoba sebagaimana dituduhkan. Saya sudah berulangkali menjelaskan ke pihak polsek," kata Ammar Zoni.

Menurutnya, ada dugaan keterlibatan oknum Rutan Salemba yang membuat barang haram narkoba bisa masuk dengan mulus ke dalam Rutan Salemba. Ammar Zoni menyebut, tiba-tiba saja ada orang yang membawa barang narkoba ke tempatnya. 

"Saya punya saksi orang-orang yang datang ke tempat saya membawa barang tersebut dan membaginya di depan saya," kata Ammar Zoni.

Pada saat pemeriksaan, dia mengaku mendapat tekanan dari pihak kepolisian memaksanya untuk mengaku. Ammar berulang kali menolak dikait-kaitkan sebagai pengedar narkoba.

Akan tetapi, tekanan yang cukup hebat membuat Ammar Zoni sampai akhirnya mau mengakui bahwa dirinya pengedar narkoba. Apalagi, Ammar dijanjikan petugas kepolisian akan dibantu jika dia mau mengaku.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore