Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2026, 18.21 WIB

Feni Rose Menangis Usai Membaca Cerita Aurelie Moeremans Soal Child Grooming

Aurelie Moeremans. (Abdul Rahman/JawaPos.com) - Image

Aurelie Moeremans. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

JawaPos.com - Presenter Feni Rose penasaran dan kemudian membaca buku Broken Strings tulisan Aurelie Moeremans. Dalam buku itu, Aurelie menceritakan secara jujur pengalaman pahit yang sempat dialaminya menjadi korban child grooming saat masih berusia 15 tahun.

Membaca cerita Aurelie Moeremans, Feni Rose tak kuasa membendung air matanya. Dia menangis tidak kuat dengan cerita sedih menyayaat hati yang diungkapkan Aurelie di dalam buku itu.

"Jumat kemarin baca Broken Strings.. Nyesek banget..dan lewat tulisan Aurelie, terasa sekali ketakutan, kebingungan, ketidakberdayaannya dan keputusasaannya saat itu," tulis Feni Rose pada unggahannya di Threads.

Feni Rose merasakan betapa sedih dan sakitnya ketika dia harus menjadi korban child grooming, sebagaimana sempat dialami Aurelie Moeremans.

"Semoga tidak ada lagi korban-korban grooming, semua bisa langsung lari menyelamatkan diri kalua nemu modus-modus kayak gitu," ujar Feni Rose.

Aurelie Moeremans menceritakan pengalamannya pada masa remaja pada saat menjadi korban child grooming dari seorang pria dewasa tujuannya bukan untuk mempermalukan pelaku.

Aurelie sendiri tidak menyebutkan nama terang dalam bukunya untuk tujuan menyembunyikan identitas pelaku. Dia menceritakan pengalaman pahit tersebut untuk tujuan agar ada hal positif yang dapat dipetik orang lain atas kisah tragis yang pernah dialaminya di masa lalu.

"Aku nulis buku tentang pengalaman aku mengalami kekerasan saat umur 15 tahun. Niatnya sederhana, berbagi, tanpa nyebut nama, tanpa nyerang siapa pun," tulis Aurelie Moeremans.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore