
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyaksikan pengumuman penurunan harga obat-obatan di Gedung Putih, Washington (10/10). (Reuters)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa upaya untuk menstabilkan situasi di Gaza kini menunjukkan kemajuan. Ia memastikan pembentukan pasukan internasional untuk menjaga perdamaian di wilayah itu akan segera terealisasi dalam waktu dekat.
“Kita sedang menuju perdamaian yang abadi,” kata Trump kepada wartawan usai bertemu Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, saat melakukan transit pengisian bahan bakar di Doha, Sabtu (25/10).
Menurut Trump, Qatar telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dalam misi penjaga perdamaian tersebut jika dibutuhkan. “Qatar akan membantu, termasuk dengan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian jika memang diperlukan,” ujarnya.
Namun di tengah upaya diplomatik itu, Trump melayangkan peringatan keras kepada kelompok Hamas. Ia menuntut agar Hamas segera mengembalikan jenazah para sandera, termasuk dua warga negara Amerika Serikat, dalam waktu cepat.
“Hamas harus segera mulai mengembalikan jenazah para sandera yang telah meninggal, termasuk dua warga Amerika. Jika tidak, negara-negara yang terlibat dalam proses Great Peace ini akan mengambil tindakan,” tulis Trump dalam unggahannya di platform Truth Social.
Trump menambahkan, meski beberapa jenazah mungkin sulit ditemukan karena tertimbun reruntuhan, tidak ada alasan bagi Hamas untuk menunda pengembalian jenazah yang sudah dapat diakses.
“Sebagian memang sulit dijangkau, tapi lainnya bisa dikembalikan sekarang. Untuk alasan tertentu, mereka tidak melakukannya,” ucapnya.
Ia juga menyinggung komitmen keadilan yang hanya akan berlaku jika semua pihak menaati kewajibannya.
“Ketika saya bilang kedua pihak akan diperlakukan adil, itu hanya berlaku jika mereka menepati komitmen masing-masing. Kita lihat dalam 48 jam ke depan, saya memantau ini dengan sangat dekat,” tegas Trump.
Peringatan Trump datang di tengah laporan bahwa sejumlah alat berat dari Mesir telah memasuki Jalur Gaza untuk membantu pencarian jenazah para sandera Israel yang masih tertimbun reruntuhan bangunan. Menurut laporan Al Arabiya, peralatan tersebut tiba pada Sabtu malam dan mulai beroperasi sejak Minggu dini hari.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa upaya internasional untuk menormalkan kondisi di Gaza mulai mengambil bentuk nyata, meski masih dibayangi ketegangan dan tuntutan politik yang belum terselesaikan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
