Setelah menculik Nicolas Maduro dan istrinya, Amerika Serikat mulai mendikte pergerakan Venezuela
JawaPos.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Rabu (7/1) mengatakan, bahwa mereka bermaksud untuk mendikte keputusan para pemimpin sementara Venezuela.
Tidak hanya itu, Amerika Serikat juga akan mengendalikan penjualan minyak Venezuela tanpa batas waktu yang ditentukan setelah negara adidaya tersebut menggulingkan Nicolas Maduro.
Gedung Putih mengatakan, pihaknya juga telah menyita sebuah kapal tanker minyak yang terkait dengan Rusia setelah mengejarnya dari Venezuela.
Meningkatkan penegasan Trump tentang dominasi Amerika Serikat atas wilayah sekitarnya, menyusul penangkapan Maduro pada hari Sabtu (3/1).
Trump mengatakan, Amerika Serikat akan 'mengelola' Venezuela, tetapi AS tidak mengerahkan pasukan darat, seperti yang diberitakan Korea Times.
Amerika Serikat tampaknya mengandalkan blokade angkatan laut dan ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut, untuk memastikan kerja sama dengan presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez.
"Jelas sekali kami memiliki pengaruh maksimal atas otoritas sementara di Venezuela saat ini," jelas Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah konferensi pers, menyusul operasi Amerika Serikat yang menangkap Maduro.
"Kami terus berkoordinasi erat dengan otoritas sementara, dan keputusan mereka akan terus ditentukan oleh Amerika Serikat."
Pasukan khusus Amerika Serikat menculik Presiden Maduro dan istrinya dari Caracas pada hari Sabtu dalam operasi kilat, dan membawa mereka ke New York untuk menghadapi persidangan atas tuduhan narkoba.
Presiden sementara Rodriguez, yang diketahui telah lama menjadi anggota lingkaran dalam Maduro sebagai wakil presiden dan menteri energi telah berjanji untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat di tengah kekhawatiran bahwa Trump dapat mengejar perubahan rezim yang lebih luas.
Rodriguez menegaskan pada Selasa (6/1) bahwa negara Amerika Selatan dengan cadangan minyak terbesar itu tidak diperintah oleh agen asing.
Di sisi lain, Washington memberi sinyal akan terus mendukung Rodriguez dan mengesampingkan tokoh oposisi seperti Maria Corina Machado, meski detail rencananya masih minim.
Menanggapi kritik dari Capitol Hill terkait skenario pasca-Maduro, Menlu Marco Rubio memastikan pada Rabu bahwa setiap langkah AS telah direncanakan dengan matang.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
