Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Desember 2025, 04.21 WIB

Anjuran Doa dan Amalan Utama di Bulan Rajab, Ini Menurut NU dan Muhammadiyah

Ilustrasi - 5 Amalan Sunah yang baik dilakukan di Bulan Rajab. - Image

Ilustrasi - 5 Amalan Sunah yang baik dilakukan di Bulan Rajab.

JawaPos.com - Perbedaan pandangan tentang doa dan amalan utama di bulan Rajab kembali menjadi perhatian umat Islam sehubungan dengan datangnya bulan tersebut.

Nahdlatul Ulama (NU) memandang Rajab sebagai bulan mulia yang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan amal saleh, sementara Muhammadiyah menegaskan tidak ada doa maupun amalan khusus yang disyariatkan secara spesifik pada bulan ini.

Meski berbeda pendekatan, keduanya sama-sama mendorong umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Bulan Rajab sendiri termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah Swt. Momentum ini kerap dimanfaatkan umat Islam sebagai persiapan spiritual menuju Ramadan meskipun pemaknaannya tidak seragam di antara organisasi Islam besar di Indonesia.

Pandangan NU tentang Doa dan Amalan Bulan Rajab

Menurut NU, bulan Rajab merupakan waktu yang istimewa untuk memperbanyak amal kebaikan. Dikutip dari laman resmi NU Jawa Tengah, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah seperti istighfar, sedekah, puasa sunah, dan doa sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah Swt.

NU juga mengutip doa yang diriwayatkan dibaca Rasulullah saw. ketika memasuki bulan Rajab, yakni:

Allahumma bārik lanā fī Rajaba wa Sya‘bāna wa ballighnā Ramadhāna.

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikanlah kami hingga bulan Ramadan.”

Doa ini dimaknai sebagai permohonan keberkahan agar umat Islam diberi kekuatan menjalani tiga bulan beruntun menuju Ramadan.

Para ulama NU menafsirkan Rajab sebagai waktu menanam pahala, Syaban sebagai masa merawat amal, dan Ramadan sebagai masa memanen hasilnya.

Karena itu, memperbanyak doa dan amal saleh sejak Rajab dinilai sebagai ikhtiar spiritual yang penting.

Pandangan Muhammadiyah: Tidak Ada Amalan Khusus Rajab

Berbeda dengan NU, Muhammadiyah menegaskan bahwa tidak ada doa maupun amalan khusus yang disyariatkan secara spesifik pada bulan Rajab. Pandangan ini disampaikan oleh Muhammad Yusran Hadi dalam Suara Muhammadiyah.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore