
Ilustrasi potret Isra Miraj.
JawaPos.com - Peristiwa Isra Miraj dilakukan Nabi Muhammad terjadi pada 27 Rajab, sekitar tahun ke-10 kenabian. Peristiwa ini merupakan peristiwa sangat luar biasa yang tidak pernah terjadi pada manusia mana pun di dunia. Ini hanya terjadi pada Rasulullah.
Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad diawali dari Isra, dimana Baginda Rasul melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjid Al-Aqsa (Yerussalem).
Tak hanyaa itu, Rasulullah kemudian melakukan peristiwa Miraj, naik ke langit pertama sampai ke langit ketujuh, bahkan menembus Sidratul Muntaha dan melakukan komunikasi dengan Allah. Peristiwa Isra Miraj ini terjadi hanya dalam waktu satu malam.
Dilansir dari NU Online, peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa sangat penting yang dialami Nabi Muhammad karena beliau menerima perintah melaksanakan ibadah sholat 5 waktu.
Selain itu, peristiwa Isra Miraj juga menjadi salah satu bukti kebesaran Allah. Mampu memperjalankan Nabi Muhammad dengan cara yang sangat tidak masuk akal, kecuali kita menerimanya dengan cahaya keimanan.
Seperti apa cerita peristiwa Isra Miraj lebih detailnya ? Berikut ceritanya.
Isra Miraj dilakukan Nabi Muhammad tidak lepas dari bantuan malaikat Jibril. Saat Rasulullah sedang berbaring di kamarnya pada malam hari pada tahun ke-10 kenabian, tiba-tiba malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil mendatanginya.
Nabi Muhammad kemudian dibawa oleh malaikat Jibril dkk ke sumur Zamzam, untuk dibelah dadanya, dibersihkan dan disucikan.
Setelah itu, Rasulullah kemudian pergi dari Masjidil Haram menuju Masjid Al-Aqsa dengan menggunakan kendaraan Buraq.
Meski jarak antara Masjid Haram ke Masjid Al-Aqsa sekitar 1.239 kilometer, perjalanan Rasulullah ini tidak memerlukan waktu lama. Setelah tiba di Masjid Al-Aqsa, Beliau kemudian mengikat Buraq dan menjadi imam sholat 2 rakaat dengan makmumnya adalah para nabi dan malaikat.
Setelah itu, Rasulullah bersama malaikat Jibril naik ke langit pertama hingga langit ketujuh, bahkan sampai menembus ke Sidratul Muntaha.
Pada setiap lapisan langit, Nabi Muhammad bertemu dengan sejumlah nabi terdahulu. Di langit pertama, Rasulullah bertemu dengan laki-laki berbadan sangat tinggi sekitar 27 meter. Laki-laki bertubuh sangat tinggi itu adalah Nabi Adam. Dia menyambut Nabi Muhammad dengan sangat baik.
Di langit kedua, Rasulullah bertemu dengan Nabi Yahya dan Nabi Isa. Baginda Nabi juga disambut dengan sangat baik oleh dua nabi tersebut.
Pada langit ketiga, Rasulullah bertemu dengan Nabi Yusuf. Di langit keempat, Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Idris. Di langit kelima, Beliau bertemu dengan Nabi Harun.
Pada langit keenam, Rasulullah bertemu dan disambut dengan sangat baik oleh Nabi Musa. Tak hanya itu, Nabi Muhammad juga sampai ke langit ketujuh dan bertemu dengan Nabi Ibrahim yang pada saat itu sedang bersandar di Baitul Makmur, kiblatnya para penduduk langit.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
