Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Februari 2026, 02.43 WIB

Memahami 7 Etika Berbuka Puasa Bersama sebagai Wujud Toleransi Ramadan di Tengah Masyarakat Multikultural

Ilustrasi umat muslim melakukan buka puasa bersama (Freepik) - Image

Ilustrasi umat muslim melakukan buka puasa bersama (Freepik)

JawaPos.com – Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam yang sarat dengan nilai ibadah, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Salah satu momen terpenting selama Ramadan adalah berbuka puasa bersama, baik di lingkungan keluarga, masjid, maupun komunitas.

Kegiatan ini tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga mengandung etika yang dijunjung tinggi oleh umat Muslim.

Berikut 7 etika penting yang lazim dilakukan saat menjalankan berbuka puasa bersama umat muslim pada bulan Ramadhan, seperti dilansir dari laman Why Islam pada Rabu (11/2).

  1. Menjaga Ketepatan Waktu Berbuka

Umat Muslim sangat menghargai ketepatan waktu dalam berbuka puasa. Berbuka dilakukan tepat saat matahari terbenam atau waktu Magrib tiba. Kehadiran tepat waktu mencerminkan penghormatan terhadap ibadah puasa. Keterlambatan dapat mengurangi kekhidmatan momen berbuka bersama.

  1. Menunggu Azan sebagai Penanda Berbuka

Azan Magrib menjadi tanda resmi berakhirnya puasa harian. Umat Muslim menahan diri untuk tidak makan dan minum sebelum azan dikumandangkan. Penantian azan mencerminkan ketaatan terhadap aturan agama. Momen ini juga menjadi simbol kelegaan setelah seharian berpuasa.

  1. Berbuka dengan Sederhana dan Sunnah

Berbuka puasa umumnya diawali dengan kurma dan air putih. Tradisi ini mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Kesederhanaan menjadi nilai utama dalam berbuka puasa. Hidangan utama biasanya disantap setelah ibadah Magrib dilaksanakan.

  1. Menghormati Pelaksanaan Salat Magrib

Salat Magrib merupakan ibadah wajib yang dilakukan saat waktu berbuka. Sebagian umat Muslim memilih salat sebelum menyantap hidangan utama. Tamu non-Muslim diharapkan menunggu dengan sikap hormat. Penghormatan ini mencerminkan toleransi antarumat beragama.

  1. Berpakaian Sopan dan Santun

Berpakaian sopan menjadi etika penting saat menghadiri buka puasa bersama. Pakaian tertutup dan tidak mencolok sangat dianjurkan. Di masjid atau rumah Muslim, sepatu biasanya dilepas sebelum masuk. Kesopanan berpakaian mencerminkan penghormatan terhadap nilai Ramadan.

  1. Menjaga Sikap dan Interaksi Sosial

Buka puasa bersama menjadi ajang mempererat silaturahmi. Sikap ramah dan saling menghargai sangat dijunjung tinggi. Percakapan diupayakan tetap santun dan tidak menyinggung isu sensitif. Interaksi yang baik memperkuat rasa kebersamaan dalam Ramadan.

  1. Menghormati Agenda Ibadah Lanjutan

Setelah berbuka, sebagian umat Muslim melanjutkan ibadah salat Tarawih. Tamu diharapkan memahami jika tuan rumah bersiap menuju masjid. Tidak ada kewajiban bagi tamu untuk mengikuti ibadah tersebut. Sikap saling menghormati menjadi kunci keharmonisan acara.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore