Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Oktober 2025, 02.47 WIB

Soal Kabar yang Beredar Aktivitas Tambang Parung Panjang Dibuka Mulai Rabu Besok, KDM: Itu Informasi Hoax!

Truk-truk tambang Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/11/2023). Kondisi Jalan Parung Panjang terlihat sangat parah. Terdapat banyak lubang hingga aspal yang tidak rata di sepanjang jalan raya tersebut. truk-truk bermuatan batu yang melintas menja - Image

Truk-truk tambang Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/11/2023). Kondisi Jalan Parung Panjang terlihat sangat parah. Terdapat banyak lubang hingga aspal yang tidak rata di sepanjang jalan raya tersebut. truk-truk bermuatan batu yang melintas menja

JawaPos.com - Sempat beredar kabar bahwa aktivitas pertambangan untuk wilayah Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin akan segera dibuka kembali menyusul keluarnya surat dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat.

Sempat berembus kabar bahwa pemerintah akan mulai membuka aktivitas pertambangan untuk wilayah Parung Panjang dan sekitarnya mulai Rabu besok.

Terkait hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menegaskan bahwa Parung Panjang dan sekitarnya belum dapat dibuka kembali aktivitas pertambangannnya. 

"Untuk wilayah tambang di Parung Panjang tetap ditutup sementara. Kalau ada informasi akan dibuka kembali, itu informasi hoax," kata Dedi Mulyadi melalui video unggahannya di Instagram.

Menurut KDM, surat yang beredar dikeluarkan Dinas ESDM terkait aturan baru yang mengatur beberapa poin, salah satunya tentang kendaraan yang boleh melintas di jalan raya adalah kendaraan sumbu 2 dengan muatan sumbu terberat (MST) tidak lebih dari 8 ton, bukan berlaku untuk wilayah Parung Panjang dan sekitarnya.

"Surat yang beredar ditujukan untuk para pemegang IUP di luar wilayah Parung Panjang," ungkapnya.

Adapun untuk wilayah Parung Panjang dan sekitarnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengaku akan tetap melakukan pemberhentian sementara sampai dengan audit yang melibatkan peneliti dari IPB dan ITB,hasilnya keluar.

"Saya pastikan Pemprov Jabar sedange melakukan audit investigatif agar berbagai peristiwa yang terjadi bisa ditemukan dan dianalisis fakta-fakta yang sebenarnya. Baik peristiwa lalu lintas, peristiwa lingkungan hidup, ketaatan membayar pajak, reklamasi, dan sejenisnya," ungkapnya.

Mengakhiri pembicaraannya, Dedi Mulyadi kembali menegaskan bahwa untuk aktivitas pertambangan di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya m, tetap diputuskan ditutup untuk sementara waktu sebelum menemukan titik pijak akademis.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore