
Ratusan massa melakukan aksi damai demontrasi terkait polemik truk tambang di Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kantong parkir di Ciomas untuk truk-truk tambang yang melintas di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya sejatinya sudah ada. Sayangnya, kantong parkir yang bisa menampung kurang lebih 300-400 truk tambang tersebut tidak diisi atau dibiarkan saja menganggur.
Para sopir truk tambang lebih memilih memarkirkan kendaraan mereka di jalan utama Parung Panjang. Dampaknya sangat besar mengakibatkan kemacetan hingga merusak jalan raya.
Kantong parkir di Ciomas yang biaya pengerjaannya saja menelan angka mencapai ratusan juta rupiah dan dikerjakan selama kurang lebih 3 bulan itu dibiarkan menganggur terbengkalai jadi sia-sia. Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) mengakui para sopir truk tambang yang melintas di Parung Panjang memang tidak menggunakan kantong parkir di Ciomas dengan alasan fasilitas di dalamnya belum tersedia.
"Tempat istirahat sopir belum ada, tempat ibadah belum ada, toilet belum ada. Mereka (para sopir) mau istirahat di tempat yang nyaman," ujar Ahmad Gozali selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) kepada JawaPos.com, Rabu (8/10).
Menurut dia, jika fasilitas seperti toilet, tempat ibadah, warung makan, hingga tempat beristirahat ada, maka para sopir truk tambang dipastikan akan memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan, dibangun di atas lahan milik Perhutani. Selain itu, terkena hujan, pemadatan tanah di kantong parkir Ciomas juga masih diragukan. Truk-truk tambang khawatir jika mereka memarkirkan kendaraan di sana tiba-tiba tanahnya ambles.
"Sementara di sana belum tersedia alat berat untuk mengangkat seandainya ambles," ungkapnya lebih lanjut.
Menurut Gozali, kantong parkir yang telah dibangun itu sejatinya sudah sangat positif untuk mengatur kendaraan truk tambang supaya tidak parkir sembarangan dan merusak jalan utama Parung Panjang. Hanya saja, harus dilakukan pembenahan atau perbaikan terlebih dahulu supaya membuat nyaman orang-orang yang memarkirkan kendaraan di sana.
"Kita pengennya kantong parkir itu mirip dengan rest area lah. Kalau sudah seperti itu, pasti banyak sopir parkir disitu," tuturnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
