Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Oktober 2025, 19.40 WIB

KDM Siapkan Bantuan Rp 3 Juta hingga Pekerjaan untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang Parung Panjang Bogor

Suasana Jalan Raya Mohammad Toha, Parung Panjang bebas tanpa truk tambang, Minggu (12/10/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Suasana Jalan Raya Mohammad Toha, Parung Panjang bebas tanpa truk tambang, Minggu (12/10/2025). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjamin warga terdampak penutupan sementara aktivitas tambang di Parung Panjang, Cigudeg, dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Bogor tidak akan dibiarkan kesulitan.

Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan sejumlah solusi bagi warga. Mulai dari bantuan uang tunai hingga pembukaan lapangan pekerjaan baru bagi mereka yang kehilangan mata pencaharian.

KDM menegaskan bahwa pemprov tengah fokus mencari solusi terbaik untuk menjaga kesejahteraan masyarakat terdampak.

Ia mengakui banyak warga yang kehilangan penghasilan dan pekerjaan akibat penutupan tambang di Parung Panjang dan sekitarnya. Sehingga diperlukan kebijakan cepat dan tepat agar kehidupan mereka tetap berjalan.

Salah satu upaya yang sedang disiapkan adalah pemberian bantuan langsung senilai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per bulan selama masa penutupan tambang.

“Skemanya sedang kita hitung agar kebutuhan dasar seperti beras dan biaya sekolah anak tetap terpenuhi,” ujar Dedi di media sosialnya, dikutip Minggu (12/10).

Selain bantuan tunai, Pemprov Jabar juga membuka berbagai peluang kerja baru bagi para mantan pekerja tambang.

Dedi menjelaskan bahwa sebagian warga bisa dialihkan menjadi kuli belah batu, operator alat berat, atau petugas kebersihan.

“Kami membutuhkan tenaga kebersihan dan akan merekrut dari para pekerja yang terdampak,” katanya.

Gaji bagi pekerja baru ini, lanjut Dedi, akan disesuaikan dengan upah minimum kabupaten (UMK), agar tetap memberikan penghasilan yang layak.

Tak berhenti di situ, ia juga menyebut bahwa Pemprov Jabar akan merekrut tenaga sopir untuk sektor Pekerjaan Umum, Pengelolaan Sumber Daya Air, serta lingkungan hidup.

Sebagai bentuk komitmen lain, Pemprov Jabar juga berencana melatih warga terdampak untuk menjadi tenaga pemadam kebakaran (damkar).

Dengan berbagai langkah tersebut, Dedi Mulyadi berharap warga Parung Panjang dan sekitarnya dapat kembali bangkit secara ekonomi meski tambang ditutup.

Di sisi lain, warga Parung Panjang lain yang terganggu akibat dugaan sejumlah pelanggaran yang dilakukan perusahaan tambang pun turut terfasilitasi.

Dampak Penutupan Sementara Tambang di Parung Panjang

Anggota DPRD Jawa Barat Dapil V Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom menyebut bahwa penutupan aktivitas tambang itu berdampak pada proyek infrastruktur di Kabupaten Bogor. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore