Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Oktober 2025, 21.52 WIB

Massa PMII Geruduk Trans7 terkait Tayangan Xpose Uncensored, Lempar Botol dan Segel Pintu Masuk

Massa PMII menyegel pintu masuk gedung Transmedia saat aksi solidaritas terkait tayangan Xpose Uncensored, Rabu (15/10). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Massa PMII menyegel pintu masuk gedung Transmedia saat aksi solidaritas terkait tayangan Xpose Uncensored, Rabu (15/10). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Setelah ribuan kader Nahdlatul Ulama (NU) dan alumni pesantren se-DKI Jakarta membubarkan diri, giliran Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menggelar aksi di halaman kantor Trans7, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (15/10).

Aksi sempat diwarnai lemparan botol air mineral dari arah massa. Insiden terjadi ketika Direktur Transmedia Latif Harnoko keluar menemui massa aksi yang menuntut pertanggungjawaban atas tayangan Xpose Uncensored.

Situasi sempat memanas ketika massa meminta agar pihak yang bertanggung jawab atas program tersebut dihadirkan di depan.

Mereka menuntut kehadiran penanggung jawab produksi, penulis naskah, hingga pengisi suara. Namun, nama-nama yang diminta tak kunjung muncul.

"Woy tenang, jangan lempar-lempar dulu," ujar salah satu peserta aksi mencoba menenangkan suasana.

Menanggapi desakan massa, Latif Harnoko menjelaskan bahwa program Xpose Uncensored bukan produksi internal Transmedia, melainkan hasil kerja sama dengan Production House Sandika. 

Ia menambahkan, Transmedia juga telah memutus seluruh kontrak kerja dengan rumah produksi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional.

"Kedua, penanggung jawab program itu sudah kami pecat," tegas Latif di hadapan massa. Saat ini, lanjut Latif, seluruh Direksi dan Manajemen Transmedia tengah mengunjungi pesantren Lirboyo.

"Dengan semua direksi dan manajemen Transmedia sedang berada di pesantren Lirboyo. Nanti akan diajukan hasil keputusannya, akan ditayangkan di seluruh channel Transmedia," ungkapnya.

Aksi PB PMII ini merupakan bentuk protes terhadap tayangan Xpose Uncensored yang dianggap menyinggung keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo dan melecehkan tradisi santri di Indonesia.

Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai poster berisi kritik keras terhadap tayangan yang dinilai melecehkan martabat santri.

Salah satu poster bertuliskan, "Etika pemberitaan bukan sekedar formalitas. Melainkan cermin kehormatan," katanya.

Massa juga melakukan penyegelan dengan menempelkan spanduk di pintu masuk gedung Transmedia. Akhirnya massa membubarkan diri sejak pukul 13.00 WIB.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore