Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Oktober 2025, 23.21 WIB

Pusat Kajian Islam di Ciganjur Dibangun untuk Hidupkan lagi Jejak Gus Dur, Dihadiri Wagub DKI Rano Karno

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pusat Kajian Islam Asia Tenggara di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Sabtu (25/10). (Istimewa) - Image

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pusat Kajian Islam Asia Tenggara di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Sabtu (25/10). (Istimewa)

JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Pusat Kajian Islam Asia Tenggara di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Sabtu (25/10). Pembangunan pusat kajian ini dilakukan oleh keluarga KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Pusat kajian ini dibangun sebagai bentuk penghargaan terhadap Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yang dikenal sebagai tokoh pluralisme dan toleransi di Indonesia. Wagub Rano menyebut, pembangunan pusat kajian ini merupakan kelanjutan cita-cita besar Gus Dur, yang selalu mengedepankan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

"Melalui pusat kajian ini, kami berharap lahir ruang belajar yang terbuka bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneliti dan mengembangkan pemikiran Islam yang moderat, inklusif, dan berakar pada kebudayaan Nusantara, sekaligus mampu menjangkau dinamika Asia Tenggara dan dunia," ujarnya.

Wagub Rano menegaskan, Pemprov DKI siap mendukung pembangunan Pusat Kajian Islam, baik dari segi perencanaan, perizinan, hingga pengembangan literasi dan ekosistem pengetahuan di Jakarta.

"Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai generasi penerus dan umat Islam. Karena pusat kajian ini nantinya akan menjadi tempat belajar yang juga menarik pengunjung dari berbagai negara di Asia Tenggara. Kami siap memberikan dukungan semaksimal mungkin agar pembangunan ini dapat terwujud," ungkapnya.

Rano Karno juga memastikan Pemprov DKI Jakarta akan memperhatikan akses transportasi menuju lokasi pembangunan agar masyarakat lebih mudah berkunjung. Ia memastikan nantinya akan terdapat JakLingko yang menjangkau wilayah tersebut.

"Nanti rutenya akan disempurnakan supaya masyarakat lebih mudah mengakses kawasan ini. Jika memang belum masuk dalam jalur JakLingko, saya minta rutenya segera diperluas agar bisa menjangkau lokasi ini," ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore