
BSP, 38, seorang warga, meregang nyawa di tangan adik iparnya sendiri, ARH, 30, akibat perselisihan sepele terkait rokok. (Istimewa)
JAKARTA - Sebuah peristiwa tragis menggemparkan kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (25/10) dini hari. Korban berinisial BSP, 38, seorang warga setempat, meregang nyawa di tangan adik iparnya sendiri, ARH, 30, akibat perselisihan sepele terkait rokok.
Kejadian bermula ketika BSP menegur ARH yang sedang merokok di dalam kamar. Teguran tersebut rupanya memicu kemarahan ARH yang berujung pada penganiayaan brutal menggunakan palu.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela mengatakan peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 01.10 WIB. Polisi menerima laporan dari warga mengenai adanya tindakan penganiayaan dan segera mendatangi lokasi kejadian.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Bakso Gepeng Terlezat di Jakarta yang Bikin Ketagihan dan Wajib Anda Coba
H, 38, istri korban sekaligus kakak kandung pelaku, menjadi saksi kunci dalam kasus ini. H mencoba melerai pertikaian tersebut, namun justru menjadi korban pukulan palu oleh adiknya sendiri. "Setelah melakukan penganiayaan kepada korban, pelaku melarikan diri ke arah dapur dan melompat tembok untuk meninggalkan tempat kejadian," ujar Kompol Anggiat, kemarin (26/10).
Korban yang mengalami luka parah segera dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati. Namun, nyawa BSP tidak dapat diselamatkan. "Korban meninggal dunia dengan kondisi mulut mengeluarkan darah segar dan kepala bagian belakang pecah," jelas Anggiat.
Polisi berhasil mengamankan ARH berkat bantuan warga dan langsung membawanya ke Mapolsek Pasar Minggu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa motif penganiayaan adalah sakit hati dan emosi yang telah lama dipendam oleh pelaku terhadap korban.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Senin, 27 Oktober 2025 untuk Aries dan Taurus: Mulai dari Karier, Cinta, Keuangan, dan Kesehatan
"Istri korban menerangkan bahwa sekitar pukul 00.30 WIB, dirinya mendengar suaminya (korban) menegur adik saksi (pelaku) yang sedang merokok di kamar," ungkap Kompol Anggiat.
Korban yang kesal kemudian melontarkan kalimat sarkastis yang membuat pelaku semakin marah. "Biarkan saja adikmu merokok di kamar, nanti kita pindah saja dari rumah ini," ucap korban seperti yang ditirukan oleh saksi kepada polisi.
Pengakuan pelaku juga mengungkap bahwa dirinya sering dimarahi oleh korban, yang merupakan kakak iparnya. Puncaknya terjadi saat pelaku ditegur karena merokok di dalam kamar. "Pada malam kejadian, pelaku sudah sangat emosi hingga memukul korban dengan palu yang menyebabkan korban meninggal dunia," pungkas Anggiat.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
