Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Oktober 2025, 02.05 WIB

Sampah Bertahun-tahun di Sungai Cipinang Mengendap Dekat Pemakaman, Timbulkan Bau Tak Sedap

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq (dua dari kiri) dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah (paling kanan) melakukan aksi bersih di sepanjang Sungai Cipinang Depok. (Pemkot Depok for Jawapos) - Image

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq (dua dari kiri) dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah (paling kanan) melakukan aksi bersih di sepanjang Sungai Cipinang Depok. (Pemkot Depok for Jawapos)

JawaPos.com - Kondisi Sungai Cipinang di wilayah Cimanggis kembali menjadi sorotan pemerintah pusat akibat tumpukan sampah yang mengendap selama bertahun-tahun hingga memicu bau tidak sedap. Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH), Diaz Hendropriyono, turun ke lokasi untuk melihat penanganan yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Depok.

Saat meninjau dan ikut membersihkan aliran sungai bersama tim gabungan, Diaz mengakui bahwa tingkat pencemarannya sudah sangat mengkhawatirkan. "Setiap sungai ini punya karakteristik yang berbeda. Hari ini kita lihat sungainya ini sudah cukup sangat pekat," katanya.

Menurut Diaz, sampah yang terbawa arus berhenti dan menggunung tepat di area pemakaman yang dilintasi sungai. "Ini sampahnya numpuk di sungai di bagian pemakaman. Jadi, saya rasa ini dari segi etika kurang etis ya jika kita menyampah di tempat peristirahatan pendahulu-pendahulu kita," ujarnya.

Untuk mengurangi masalah yang selalu berulang, Diaz mengusulkan penanganan lebih permanen melalui penerapan teknologi wetland. "Apa yang akan kita lakukan selanjutnya untuk yang lebih permanen sehingga tidak hanya angkut-angkut sampah saja. Misalkan mungkin di situ kita bisa bangun wetland ya," tuturnya.

Melalui wetland, sampah di aliran sungai dapat tersaring, sedangkan polutan yang larut di air akan terserap secara alami. Diaz juga menyinggung kemungkinan pemanfaatan energi aliran sungai.

"Jadi, saya rasa hal-hal seperti itu bisa kita jadikan solusi yang lebih permanen. Nanti bagaimana kerja samanya KLH mungkin akan ikut men-support," ungkapnya.

Pemerintah Kota Depok juga telah mengaktifkan kolaborasi lintas unsur mulai dari DLHK, PUPR, TNI-Polri hingga komunitas warga – untuk mengeksekusi pembersihan timbunan sampah di Kelurahan Cisalak Pasar dan Harjamukti. "Kegiatan membersihkan sampah yang menumpuk dan menyumbat aliran air Kali Cipinang yang berada di wilayah Kelurahan Harjamukti," sebut Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah. 

Dia menyampaikan, kondisi sungai sebelumnya bahkan tidak terlihat mengalir lagi karena tertutup lapisan sampah yang menebal selama puluhan tahun. "Aliran sungai di sini informasi dari Pak RW sudah tertutup selama 30 tahun. Alhamdulillah tadi kita sudah buka sampai airnya kembali mengalir," katanya.

Chandra menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari arahan Menteri Lingkungan Hidup untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai jalur air yang sehat. Ia pun mengingatkan warga mengenai konsekuensi hukum jika membuang sampah ke badan air.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore