Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Februari 2026, 23.11 WIB

Isak Haru Iringi Pemakaman Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono di TPU Keputih

Prosesi pemakaman Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono di TPU Keputih, Kamis (12/2). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Prosesi pemakaman Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono di TPU Keputih, Kamis (12/2). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono alias Awi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Kamis (12/2).

Dari pantauan JawaPos.com, iring-iringan jenazah Awi tiba di TPU Keputih sekitar pukul 14.30 WIB. Prosesi pemakaman berlangsung haru dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan teman seperjuangan.

Ratusan kader PDI Perjuangan tampak menghantarkan Awi, semenjak dari Rumah Duka Grand Heaven Surabaya, Penghormatan Terakhir di Gedung DPRD Kota Surabaya, hingga tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Keputih.

Sejumlah pejabat juga terlihat menghadiri proses pemakaman Awi, seperti Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, dan Mantan Menteri Sosial sekaligus Mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Tidak sedikit pula teman seperjuangan Awi di DPRD Kota Surabaya hadir, seperti Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bachtiar Rifai, dan masih banyak lagi.

"Saya ingat Cak awi ini ketika dilantik menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya, saya dipanggil, saya merasa bahwa ini menjadi berkah sendiri bagi kami di gereja," ucap seorang pemuka agama yang memimpin prosesi pemakaman.

"Teman teman di sini hadir karena cinta dan melepaskan beliau juga karena cinta, semoga dengan doa-doa, saya percaya Cak Awi kembali ke rumah bapa. Semoga kebaikanmu selalu ada di hati kami, tuhan memberkati," imbuhnya.

Isak tangis sang istri, Lusia Yekti Handayani, serta kedua anaknya, Ignatius Sangaji Damar Panuluh dan Maria Margaretha Dyah Prasasti Anindya Jati, tak terbentang saat jenazah almarhum perlahan masuk ke liang lahat.

Profil singkat

Politikus kelahiran Blitar, 4 Agustus 1968 ini sudah lebih dari satu dekade mewarnai panggung politik Surabaya. Setelah Awi resmi bergabung dengan PDI Perjuangan pada tahun 2003.

Bersama PDI Perjuangan, karir politik Awi cukup mentereng. Ia menjabat sebagai anggota DPRD Surabaya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 2012 untuk periode 2009 - 2014.

Sejak saat itu, karier politik Awi terus berkembang dan mendapat kepercayaan publik. Ia pun terpilih sebagai anggota DPRD Surabaya lagi pada Pemilu 2014, lalu kembali dipercaya pada Pemilu 2019 dan 2024.

Di internal partai, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, seperti Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya. Puncaknya Awi dipercaya menjabat Ketua DPRD Kota Surabaya selama dua periode, yakni 2019 - 2024 dan 2024 - 2029.

Namun, masa jabatannya tak tuntas. Awi mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di MRCCC Siloam Hospitals, Jakarta Selatan pada Selasa (10/2) sekitar pukul 20.36 WIB.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore