Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Oktober 2025, 20.59 WIB

Lagi Asik Buang Hajat, Warga Palmerah Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas Mengapung

Garis polisi terpasang di lokasi penemuan mayat pria tanpa identitas di area yang kerap dipakai warga BAB. (Istimewa) - Image

Garis polisi terpasang di lokasi penemuan mayat pria tanpa identitas di area yang kerap dipakai warga BAB. (Istimewa)

JawaPos.com - Suasana tenang di RT 07 RW 13 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat mendadak heboh. Seorang warga yang hendak buang hajat alias air besar (BAB) di aliran kali inspeksi, Kamis (30/10) siang, justru menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas.

Warga setempat, Romsyah, 32, menjelaskan, mayat itu ditemukan ketika tetangganya melihat sesuatu yang mencurigakan di kolong gang kecil yang dijadikan tempat mandi, cuci, kakus (MCK) oleh warga.

"Warga lagi buang air. Pas nengok ke kolong, ada tangan sama kepala. Langsung dia manggil warga yang lain juga buat mastiin itu orang apa bukan," ujar Romsyah, Jumat (31/10).

Lokasi MCK itu memang menjorok ke atas aliran kali. Karena sebagian warga tidak memiliki septic tank, mereka terpaksa memanfaatkan area tersebut untuk buang hajat, dengan kotoran langsung mengalir ke kali di bawahnya.

Romsyah menyebut, penemuan mayat terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Warga langsung melapor ke ketua RT setempat sebelum akhirnya polisi datang dan mengevakuasi jasad sekitar pukul 12.00 WIB.

Mayat itupun ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Usai ditemukan, petugas kepolisian langsung membawa untuk di autopsi.

"Udah pada bengkak (mayatnya), kayaknya 50 tahunan," kata Romsyah.

Warga sempat berkumpul di sekitar lokasi, penasaran dengan sosok yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan itu.

Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, korban merupakan laki-laki yang diduga hanyut akibat derasnya aliran air saat hujan.

"Informasi masyarakat korban terbawa air karna hujan deras," ujar Gomos saat dikonfirmasi, Jumat.

Gomos menambahkan, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk keperluan autopsi.

"Sudah dibawa ke RS, identitas tidak ada," imbuhnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore