Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 November 2025, 21.43 WIB

Aksi Buruh KASBI di DPR, Polisi Terjunkan 1.464 Personel: Layani dengan Humanis

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memimpin apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa oleh KASBI di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (6/11). (Istimewa) - Image

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memimpin apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa oleh KASBI di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (6/11). (Istimewa)

JawaPos.com - Sebanyak 1.464 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal dan melayani aksi unjuk rasa Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (6/11).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, seluruh petugas harus menjalankan tugas dengan pendekatan humanis tanpa membawa senjata api.

"Hari ini kita bukan sekadar menjaga, tapi melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya di muka umum. Lakukan dengan humanis, jangan ada yang membawa senjata api," ujar Susatyo, Kamis (6/11).

Ribuan personel yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran. Mereka disebar di berbagai titik strategis sekitar Gedung DPR untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.

Kombes Pol Susatyo juga mengingatkan para peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung.

"Kami imbau kepada para orator agar tidak memprovokasi massa lainnya. Tetap tertib, jangan membakar ban, dan jangan merusak fasilitas umum. Sampaikan aspirasi dengan sejuk dan damai," ucapnya.

Susatyo menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara, namun pelaksanaannya harus tetap menjaga ketertiban bersama.

"Kami percaya rekan-rekan buruh dapat menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi. Mari sama-sama menjaga agar kegiatan ini berjalan lancar dan aman," kata Susatyo.

Terkait arus lalu lintas di sekitar Gedung DPR, Susatyo menjelaskan situasinya bersifat dinamis dan disesuaikan dengan kondisi lapangan.

"Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas jika diperlukan. Warga yang akan melintas di sekitar Gedung DPR sebaiknya mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan," tuturnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore