Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 November 2025, 23.26 WIB

Pelaku Penembakan Hansip di Cakung Jakarta Timur Ditangkap, Tembak Korban karena Kepergok Curi Motor

Dua pelaku penembakan satpam berinisial AS di Kampung Baru, Jalan Pelajar, Cakung, Jakarta Timur, ditangkap polisi. (Istimewa) - Image

Dua pelaku penembakan satpam berinisial AS di Kampung Baru, Jalan Pelajar, Cakung, Jakarta Timur, ditangkap polisi. (Istimewa)

JawaPos.com - Dua pelaku penembakan terhadap seorang hansip di kawasan Cakung, Jakarta Timur, akhirnya ditangkap polisi.

Kedua pelaku berinisial PAM dan Romaja hanya bisa tertunduk lesu saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (10/11).

Polisi telah menetapkan keduanya sebagai tersangka. Dari hasil pemeriksaan, aksi brutal itu dilakukan setelah mereka kepergok saat mencuri motor warga.

"Iya (awalnya kepergok). Mau nyuri motor Beat," ujar PAM yang mengenakan pakaian tahanan oranye dan tangan diborgol sebelum konferensi pers berlangsung.

Motif Penembakan: Panik Saat Kepergok

PAM mengaku rekannya, Romaja, adalah pelaku yang melepaskan tembakan ke arah korban. Romaja pun membenarkan hal tersebut. Ia berdalih menembak karena panik saat dipergoki. "(Saya tembak) dua kali," ucap Romaja sambil tertunduk.

Lebih lanjut, Romaja mengakui bahwa dirinya bukan kali pertama mencuri motor. Uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan bermain judi online. "Buat main judi online juga," katanya.

Kronologi: Hansip Tewas Saat Gagalkan Aksi Pencurian

Sebelumnya diberitakan, seorang petugas hansip bernama Atim Suhara, 42, tewas saat mencoba menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di Jalan Pelajar, Kampung Baru, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/11) dini hari.

Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menjelaskan, korban bersama dua rekannya, T, 48, dan R, 58, sedang ronda malam ketika mereka melihat dua orang tak dikenal sedang membongkar motor milik warga melalui pantauan CCTV.

"Korban bersama dua rekannya segera menuju ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor yang dikendarai oleh korban, sementara T dan R dibonceng," ujar Widodo.

Setibanya di lokasi, Atim menabrakkan motor ke arah pelaku untuk menghentikan aksi pencurian.

Aksi nekat itu memicu perkelahian hingga salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan menembakkan dua peluru.

"Sempat terjadi duel antara korban dan pelaku. Saat itu terdengar suara letusan sebanyak dua kali, kemudian korban langsung terjatuh," terang Widodo.

Satu peluru mengenai perut kiri Atim hingga ia tersungkur bersimbah darah. Dua rekannya panik dan segera meminta bantuan warga sekitar. Atim sempat dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, namun nyawanya tidak tertolong.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore