Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 November 2025, 02.30 WIB

Rincian Jumlah Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta, 3 Orang Luka Berat, Terduga Pelaku di RS Polri Kramat Jati

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyampaikan keterangan terkait ledakan bom di SMAN 72 Jakarta di gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos) - Image

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menyampaikan keterangan terkait ledakan bom di SMAN 72 Jakarta di gedung Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Sampai hari kelima ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, sebanyak 28 korban masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit berbeda. Termasuk di antaranya 3 orang korban luka berat yang masih dirawat secara intensif. 

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa secara keseluruhan jumlah korban ledakan mencapai 96 orang.

Angka itu meningkat signifikan dari hari pertama saat ledakan terjadi Jumat pekan lalu (7/11), di mana sebanyak 54 korban dirawat di 3 rumah sakit. 

”Perlu kami sampaikan bahwa jumlah korban mengalami sedikit penambahan dari data awal, karena beberapa siswa yang baru, ada beberapa yang melaporkan keluhan luka dan gangguan pendengaran setelah beberapa hari kejadian,” kata Asep, Selasa (11/11). 

Asep membeber rincian 96 korban tersebut. Sebanyak 67 orang mengalami luka ringan, 26 orang luka sedang, dan 3 orang luka berat.

Para korban ditangani oleh beberapa fasilitas kesehatan. Yakni Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Rumah Sakit Yarsi, Rumah Sakit Pertamina, Balai Kesehatan Lantamal, Puskesmas Kelapa Gading, dan Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Dari total 96 korban, sejak siang tadi sudah 68 orang diperbolehkan pulang. Sementara 28 korban lainnya masih menjalani perawatan.

Rinciannya 13 korban ditangani di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, 1 korban di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, dan 14 korban di Rumah Sakit Yarsi. 

”Sedangkan seluruh korban di Rumah Sakit Pertamina, Balai Kesehatan Lantamal, dan Puskesmas Kelapa Gading sudah diperbolehkan pulang,” jelasnya. 

Korban yang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati adalah terduga pelaku anak berhadapan dengan hukum berinisial F.

Sebelum dipindahkan ke RS milik Polri tersebut, F sempat menjalani operasi. Kini penanganannya dilakukan oleh RS Polri Kramat Jati untuk kepentingan penyidikan dan pemulihan kondisi kesehatan. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore