Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 November 2025, 18.56 WIB

1.963 Polisi Dikerahkan Kawal Aksi Buruh di Monas: Begini Penerapan Rekayasa Lalu Lintas

1.963 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek diterjunkan mengamankan demo buruh di patung kuda, Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/11). (Istimewa) - Image

1.963 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek diterjunkan mengamankan demo buruh di patung kuda, Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/11). (Istimewa)

JawaPos.com - Sebanyak 1.963 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek diterjunkan mengamankan demo buruh di patung kuda, Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/11). 

Aksi ini digelar Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Jakarta serta sejumlah elemen masyarakat. 

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan, seluruh petugas di lapangan tidak membawa senjata api demi menjaga kenyamanan peserta aksi.

"Anggota kami tidak membawa senjata api. Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan humanis dan profesional. Kami ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati," ujarnya, Senin (17/11).

Susatyo menyebut kehadiran polisi semata-mata untuk memberikan ruang bagi masyarakat menyampaikan pendapat sesuai aturan.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, ia mengimbau para orator lebih bijak dalam menyampaikan pesan kepada massa.

"Saya berharap para orator dapat menjaga suasana tetap kondusif. Jangan memprovokasi massa, karena aspirasi akan lebih kuat bila disampaikan dengan cara-cara yang damai dan teratur," kata Susatyo.

Selain menjaga suasana, Kapolres juga menekankan pentingnya ketertiban umum selama aksi berlangsung.

"Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tidak melempari petugas, tidak membakar ban bekas, dan tidak merusak fasilitas umum. Petugas di lapangan ada untuk melayani, jadi mari kita sama-sama menjaga suasana tetap kondusif," tegasnya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung damai tanpa ada insiden yang memicu kekacauan.

Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Monas

Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional mengikuti perkembangan di lapangan. Masyarakat yang tidak berkepentingan melintas di area Monas diminta memilih jalur alternatif.

"Kami imbau warga yang akan melintas di sekitar Monas agar memilih jalan alternatif demi menghindari kemacetan selama kegiatan penyampaian pendapatnya. Petugas sudah kami sebar untuk membantu kelancaran arus lalu lintas," ujarnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore