Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 November 2025, 11.54 WIB

Jambret Sadis di Tambora Jakarta Barat Ditangkap Di rumah Pacar, Sudah 28 Kali Beraksi

Polisi menangkap ST, pelaku jambret bersenjata saat bersembunyi di rumah orang tuanya di Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (19/11/2025). (Istimewa) - Image

Polisi menangkap ST, pelaku jambret bersenjata saat bersembunyi di rumah orang tuanya di Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (19/11/2025). (Istimewa)

JawaPos.com - Dua pelaku penjambretan bersenjata di Tambora akhirnya dibekuk. Polisi akhirnya menangkap pelaku kedua berinisial RZ pada Kamis (20/11) pagi, setelah rekannya, ST, terlebih dahulu diringkus.

"Jadi, untuk update terkait dengan berita viral yang di-upload oleh masyarakat, terkait dengan adanya kejadian pencurian dan kekerasan di wilayah Tambora, kedua pelaku sudah berhasil diamankan pada hari ini," ujar Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Sipayung.

RZ, yang berperan sebagai joki atau pembawa motor saat aksi penjambretan, ditangkap saat bersembunyi di rumah kekasihnya di kawasan Jalan Bandengan, Tambora, Jakarta Barat.

Penangkapan ini dilakukan setelah polisi mengembangkan keterangan dari pelaku pertama. Arfan menjelaskan bahwa sejumlah barang bukti ikut disita dari tangan para pelaku.

"Barang buktinya, senjata golok panjang, terkait dengan senjatanya yaitu airsoft gun, dan juga motor yang dipakai oleh pelaku tersebut saat beraksi," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa senjata api yang sempat terlihat di rekaman CCTV bukanlah senjata sungguhan.

"Ya, sudah diamankan (senjata). Jadi itu adalah terkait dengan senjata api, itu ternyata adalah airsoft gun, ataupun bisa kita bilang bukan senjata api," sambungnya.

Sudah 28 Kali Beraksi

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan fakta bahwa kedua pelaku bukan pemain baru. Mereka diduga telah beraksi belasan kali di berbagai titik di Tambora dan sekitarnya.

"Jadi berdasarkan informasi kami peroleh dari Polsek Tambora maupun dari Resmob Polres, dia ada 28 TKP," kata Arfan. Meski begitu, Arfan menyebut detail lokasi kejadian masih terus didalami.

"Jadi ada banyak TKP yang dilakukan oleh pelaku sendiri, memang ini berulang-berulang kali. Namun, secara spesifik nanti akan dijelaskan setelah pemeriksaan lanjutan ya," tuturnya.

Sebelumnya, polisi lebih dulu menangkap ST, eksekutor yang terlihat dalam rekaman CCTV sedang menodongkan senjata tajam dan airsoft gun ke arah korban.

ST diringkus dalam penggerebekan di rumah orang tuanya di Tanah Sereal, Tambora, pada Rabu (19/11) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, pelaku tengah tertidur di dalam kamar.

Dalam rekaman CCTV, ST terlihat melakukan aksinya bersama seorang rekan yang kemudian diketahui adalah RZ.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore