Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Desember 2025, 22.24 WIB

Peringatan Banjir Pesisir Jakarta 1-10 Desember 2025: Waspadai Rob Akibat Supermoon dan Pasang Maksimum

Ilustrasi banjir rob. (Dok/Jawa Pos) - Image

Ilustrasi banjir rob. (Dok/Jawa Pos)

JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir pesisir atau rob yang berlangsung pada periode 1-10 Desember 2025.

Peringatan ini ditetapkan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok melaporkan adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan Fase Bulan Purnama dan Perigee, yang lebih dikenal sebagai Supermoon.
 
Menurut Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, kombinasi kedua fenomena alam tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan tinggi muka air laut secara signifikan di wilayah pesisir utara Jakarta. Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 07.00–13.00 WIB, dengan sejumlah wilayah yang tercatat berisiko terdampak, antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, dan seluruh kawasan Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Sinopsis Film Dead Poets Society (1989): Ketika Puisi Mengubah Hidup dan Menantang Sistem

"Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut," ungkap Isnawa, kemarin (1/12).
 
BPBD mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap perubahan kondisi cuaca dan dinamika air laut yang dapat berubah dengan cepat. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena rob, terutama pada saat puncak pasang. "Pastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air," tambahnya.
 
Isnawa menjelaskan bahwa kesiapan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi dampak yang mungkin timbul. Untuk itu, BPBD meminta warga untuk memantau informasi resmi melalui berbagai kanal digital pemerintah, seperti Peringatan Dini Gelombang Pasang di laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan, dan situs pantaubanjir.jakarta.go.id untuk memperoleh pembaruan kondisi secara real-time.

Baca Juga: Penampakan 3 Pesawat Tempur Rafale Baru TNI AU, Bulan Depan Dikirim ke Indonesia

Selain itu, layanan darurat gratis 112 juga telah disiapkan untuk merespons situasi darurat dan laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. "Koordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, dan instansi teknis lain juga telah dilakukan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi genangan atau kenaikan air laut yang signifikan," tandas Isnawa. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore