Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 03.12 WIB

Tanggul Bocor di Muara Baru Ditambal Pakai 500 Karung Pasir

Petugas pasukan biru Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara menambal tanggul bocor di kawasan Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Pelindo, Muara Baru, Penjaringan, dengan ratusan karung pasir. - Image

Petugas pasukan biru Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara menambal tanggul bocor di kawasan Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Pelindo, Muara Baru, Penjaringan, dengan ratusan karung pasir.

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara (Jakut) mulai menambal tanggul bocor di kawasan Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Pelindo, Muara Baru, Penjaringan, Kamis (4/12). Hal ini dilakukan usai sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan air laut merembes melalui sela-sela tanggul.

Pemicunya? Kenaikan permukaan air laut yang mencapai 211 cm. Angka ini memicu tekanan besar, menyebabkan kebocoran serius pada struktur tanggul.

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara langsung mengerahkan 20 personel Satgas Pasukan Biru ke lokasi. 

Kasudin SDA Jakarta Utara Heria Suwandi mengatakan, sebanyak 500 karung pasir yang diangkut menggunakan tiga unit dump truck. Karung-karung pasir ini kemudian ditumpuk berlapis di belakang sheet pile yang mengalami kebocoran.

Metode darurat ini sengaja dipilih untuk menahan tekanan air laut secara instan. "Penanganan darurat ini merupakan respon cepat kami untuk mengamankan kawasan sekitar. Meskipun sifatnya sementara, upaya ini penting agar tekanan air laut bisa dikendalikan sambil menunggu perbaikan lanjutan. Kami terus memonitor kondisi tanggul dan akan mengambil tindakan tambahan jika diperlukan," ujarnya, Kamis (4/12).

Hasilnya? Rembesan air berhasil dikendalikan dan dihentikan sementara. Upaya tanggap darurat Pemkot Jakut tambal tanggul bocor ini sukses mengamankan kawasan pesisir dari dampak rob yang lebih besar.

Penanganan cepat dilakukan lantaran saat ini tengah terjadi rob. Rembesan di tanggul Muara Baru berpotensi menyebabkan bencana rob besar di wilayah pesisir. Perbaikan struktural yang lebih permanen akan segera menyusul pada tahun depan untuk memastikan perlindungan jangka panjang.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rendah. Petugas dan peralatan selalu kami siagakan untuk memastikan kondisi tetap terkendali," tambahnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore