Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Desember 2025, 19.54 WIB

Si Jago Merah Lahap Pasar Induk Kramat Jati, Pedagang Rugi Besar: Dagangan Baru Datang, terus Kebakaran

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025). ANTARA/Siti Nurhaliza - Image

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025). ANTARA/Siti Nurhaliza

JawaPos.com - Beberapa pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami kerugian usai kiosnya baru menerima pasokan dagangan dan langsung mengalami kebakaran.

"Iya rugi, ini kebetulan baru buka, dagangan baru datang, terus kebakaran," kata salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Heri di Jakarta Timur, Senin (15/12).

Sebagian besar kios yang terdampak baru kembali beroperasi dan baru saja menerima pasokan dagangan.

Heri mengungkapkan, kebakaran diduga bermula dari sebuah toko plastik. Api kemudian dengan cepat menjalar ke kios-kios lain karena tiupan angin yang mengarah ke bagian dalam pasar.

"Awalnya dari toko plastik, lalu menjalar ke dalam karena angin," ucapnya.

Menurut Heri, sekitar 35 kios lebih terdampak kebakaran. Para pedagang pun tak sempat menyelamatkan barang dagangan mereka yang baru datang.

Dia mengaku tidak terdengar suara ledakan saat kejadian. Seluruh pemilik kios dipastikan selamat, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Banyak pedagang kehilangan stok dagangan yang menjadi sumber utama penghidupan mereka.

Hingga kini, para pedagang masih menunggu kepastian terkait penanganan lanjutan serta pendataan kerugian pascakebakaran di Pasar Induk Kramat Jati.

Salah satu sopir truk di Pasar Induk Kramat Jati, Ridwan mengatakan ​​​​​​, banyaknya bahan material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan merambat ke beberapa toko lainnya.

Para pedagang terlihat panik dan langsung menyelamatkan beberapa barang dagangannya.

"Cepat banget merembet ini apinya, hitungan menit, karena angin juga, terus banyak kayu sama plastik, rugi pasti pedagang," ujar Ridwan.

Sebelumnya, Kepala Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid menyebut, pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat melalui sambungan telepon sekitar pukul 07.24 WIB.

Petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 07.28 WIB dan segera memulai operasi pemadaman satu menit kemudian, tepatnya pukul 07.29 WIB.

Dalam penanganan awal, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 80 personel.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore