Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Desember 2025, 23.45 WIB

Cegah Tragedi Kematian Terulang, Pemprov DKI Gelar Screening Kesehatan Massal bagi Sopir Truk Sampah di Bantargebang

Pengemudi truk sampah jalani pemeriksaan kesehatan di lantai 1 Kantor TPST Bantargebang, Senin (22/12). (Istimewa) - Image

Pengemudi truk sampah jalani pemeriksaan kesehatan di lantai 1 Kantor TPST Bantargebang, Senin (22/12). (Istimewa)

JawaPos.com – Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat merespons insiden meninggalnya seorang pengemudi truk sampah yang diduga akibat kelelahan. Sebagai langkah konkret, program screening kesehatan massal resmi diluncurkan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hari ini, Senin (22/12).

Langkah preventif ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, guna memastikan keselamatan para pejuang kebersihan di lapangan.

Program yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta ini menyasar ratusan pengemudi yang setiap harinya menempuh perjalanan jauh menuju lokasi pembuangan akhir.

Pemeriksaan yang dilakukan mencakup pemeriksaan tekanan darah, cek kadar gula darah,  kondisi jantung dan evaluasi kebugaran fisik secara umum.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Chico Hakim menegaskan bahwa kesehatan pengemudi adalah prioritas utama untuk mendeteksi risiko akibat jam kerja yang panjang.

"Program ini dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bekerja sama dengan tim medis terkait, sebagai respons preventif atas insiden tragis meninggalnya salah seorang pengemudi truk sampah akibat dugaan kelelahan saat mengantre membuang sampah beberapa waktu lalu," ujar Chico Hakim, Senin (22/12).

Evaluasi Sistem Antrean dan Jadwal Angkut

Selain memberikan layanan kesehatan, Pemprov DKI Jakarta juga tengah merombak sistem operasional pengangkutan sampah. Masalah antrean panjang di TPST Bantargebang yang kerap menguras energi pengemudi menjadi fokus utama perbaikan.

Evaluasi mendalam terhadap penataan ulang jadwal angkut. Tujuannya ialah memangkas waktu tunggu truk agar beban kerja pengemudi lebih manusiawi.

Chico menambahkan bahwa Gubernur sangat mengapresiasi kerja keras para petugas yang menjaga wajah ibu kota tetap bersih.

"Bapak Gubernur Pramono Anung menghargai dedikasi para petugas kebersihan yang telah bekerja keras menjaga kebersihan ibu kota, dan program ini merupakan langkah konkret untuk melindungi mereka," tambahnya.

Pemprov DKI berharap adanya sinergi dari semua pihak, termasuk sektor swasta, untuk lebih peduli pada kesejahteraan pekerja lapangan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore