JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) resmi mengaktivasi dua fasilitas strategis di kawasan Paviliun Raden Saleh
JawaPos.com-Pemprov DKI Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) resmi mengaktivasi dua fasilitas strategis di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), yakni Paviliun Raden Saleh dan Planetarium Jakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem seni, budaya, dan edukasi kota sekaligus mendorong Jakarta menuju Kota Global yang berdaya saing dan berkarakter.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, aktivasi Planetarium ini menjadi penanda hidupnya Planetarium setelah lebih dari 13 tahun tidak berfungsi sejak 2012. Menurutnya, pengaktifan planetarium itu merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta menghidupkan kembali fasilitas edukasi publik yang pernah digagas Gubernur DKI era Ali Sadikin.
“Saya bahagia sekali setelah 13 tahun lebih dari tahun 2012, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin pada waktu itu, Alhamdulillah hari ini bisa kita hidupkan kembali,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (23/12).
Planetarium Jakarta kini hadir dengan konsep baru berbasis teknologi. Menurut Pramono pengalaman yang ditawarkan jauh berbeda, termasuk pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) yang memungkinkan interaksi dengan pengunjung.
Selanjutnya dalam sambutannya, Pramono juga menegaskan bahwa Taman Ismail Marzuki bukan sekadar ruang fisik, melainkan ekosistem yang menyatukan seni, budaya, intelektualitas, dan ruang publik. Revitalisasi dan aktivasi kawasan ini diharapkan dapat melahirkan ruang tumbuh bagi ide, kreativitas, dan pengetahuan, sekaligus memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang berakar pada nilai budaya.
“Jakarta sebagai Kota Global tidak hanya dibangun melalui infrastruktur modern, tetapi juga melalui kualitas ruang publik, akses terhadap seni dan budaya, serta penguatan literasi dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.
Sebagai bagian dari aktivasi tersebut, Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated resmi dibuka sebagai akomodasi dengan sentuhan artistik yang terintegrasi dengan kawasan seni dan budaya Taman Ismail Marzuki. Jakpro menggandeng Artotel Group untuk menghadirkan hotel bertema “Cultural Symphony, Artistic Hospitality” yang dirancang oleh arsitek ternama Indonesia, Andra Matin.
Dengan total 139 kamar, Paviliun Raden Saleh dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti EATSPACE, kolam renang, ruang pertemuan berkapasitas hingga 100 orang, serta selasar yang difungsikan sebagai ruang pamer karya seni. Kehadiran Paviliun Raden Saleh diharapkan menjadi pilihan akomodasi yang efisien dan strategis bagi seniman, budayawan, pekerja kreatif, dan pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai kegiatan seni dan budaya di TIM.
Kolaborasi itu memperkuat posisi TIM sebagai pusat seni dan budaya bertaraf nasional hingga internasional, sekaligus mendorong sinergi antara sektor kreatif, pariwisata, dan ekonomi kota.
Selain Paviliun Raden Saleh, Jakpro juga mengaktivasi kembali Planetarium Jakarta yang telah menjadi ikon edukasi dan wisata sains sejak akhir 1960-an. Setelah sempat tidak beroperasi selama proses revitalisasi kawasan TIM, Planetarium Jakarta kini dikembangkan dengan konsep yang lebih modern, adaptif, dan berbasis teknologi terkini.
Aktivasi Planetarium Jakarta diarahkan tidak hanya sebagai ruang pertunjukan astronomi, tetapi sebagai pusat edukasi sains dan antariksa yang imersif dan interaktif. Pembaruan mencakup sistem pertunjukan dan visualisasi astronomi digital, simulasi tata surya berbasis data sains terkini, serta penguatan fungsi edukasi bagi pelajar, mahasiswa, komunitas sains, dan masyarakat umum.
Sebagai inovasi unggulan, Planetarium Jakarta juga akan dilengkapi dengan AI Virtual Host, pemandu digital berbasis kecerdasan buatan yang mampu menyampaikan informasi astronomi, sejarah Planetarium Jakarta, serta konten edukasi sains secara interaktif. Kehadiran AI Virtual Host ini direncanakan menggunakan representasi figur Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai simbol dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Iwan Takwin menyampaikan, aktivasi Paviliun Raden Saleh dan Planetarium Jakarta merupakan wujud nyata transformasi Jakpro sebagai City Master Developer yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghidupkan ruang kota dan mengelola aset publik secara berkelanjutan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
