Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Februari 2026, 18.24 WIB

Banyak Dikeluhkan Warga, Pramono Anung akan Atur Operasional Lapangan Padel di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo (Foke). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan mengatur jam operasional lapangan padel dengan baik, terutama yang terletak di tengah permukiman penduduk.

“Tempat-tempat (padel) yang ada di kawasan padat penduduk akan kami tertibkan jam penggunaannya,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Senin (23/2).

Menurut dia, aktivitas olahraga yang sekarang sedang menjadi favorit banyak orang di Jakarta itu harus menerapkan toleransi.

Jangan sampai, kata dia, keberadaan lapangan padel tersebut justru mengganggu keseharian warga, sehingga menjadi tidak adil bagi warga setempat.

“Bahkan, ada yang bayinya satu setengah tahun nggak bisa tidur karena malam-malam orang masih berteriak-teriak main padel. Menurut saya juga nggak fair,” ujar Pramono.

Untuk itu, dia mengatakan rencananya, pada Selasa, 24 Februari 2026, akan diadakan rapat terkait pengaturan padel di ibu kota.

Dia pun mengaku sudah meminta agar pemberian izin serta koordinasi untuk padel dapat dipersiapkan.

Sebelumnya, Pramono mengatakan pihaknya berencana mengundang seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait untuk membahas perizinan padel di Jakarta.

Menurut dia, pembahasan itu perlu dilakukan mengingat adanya warga yang mengeluhkan lapangan padel di dekat rumahnya bising sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, salah satu pemilik lapangan padel di kawasan Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, sepakat membatasi jam operasional dan memasang peredam suara (soundproofing) setelah mendapatkan keluhan bising dari warga sekitar.

"Kami akan memperkuat dinding kami supaya suara-suara yang dihasilkan dari lapangan padel itu bisa teredam di dalam, tidak mengganggu apa yang ada di luar," kata Perwakilan dari PT Kreasi Arena Indonesia, Fourthwall Padel, Fajar Ediputra. 

Dalam proses pemasangan peredam suara (soundproofing) selama Ramadhan, pihaknya pun membatasi operasional sebanyak 50 persen.

Nantinya, kata dia, jam operasional selama Ramadhan dimulai pukul 14.00 hingga 19.00 WIB. "Jadi, pada saat bulan puasa, pemasangan soundproofing dan juga pembatasan jam operasional," ucap Fajar. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore