Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Desember 2025, 18.22 WIB

Forkopimda Depok Pastikan Malam Natal Aman, Wali Kota Dalami Isu Penolakan

Malam Natal di Gereja Santo Thomas Depok berjalan lancar. (Febry Ferdian/Jawa Pos) - Image

Malam Natal di Gereja Santo Thomas Depok berjalan lancar. (Febry Ferdian/Jawa Pos)

JawaPos.com–Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok memastikan pelaksanaan ibadah malam Natal 2025 di seluruh wilayah Kota Depok berjalan aman, lancar, dan kondusif. Sempat beredar informasi terkait pembatalan misa di salah satu lokasi di wilayah Pondok Cina.

Wali Kota Depok Supian Suri bersama Forkopimda dan stakeholder melakukan pemantauan pelaksanaan ibadah Natal di sejumlah gereja. Di antaranya Gereja Santo Thomas dan Gereja Gideon Depok, Kelapa Dua.

“Bersama Forkopimda, ketua DPRD, Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak kepala PN, Pak Kajari beserta seluruh jajaran stakeholder memonitor pelaksanaan kegiatan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah Natal 2025, baik protestan maupun katolik,” ujar Supian.

Dia menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Kota Depok serta memastikan tidak ada gangguan dalam pelaksanaan ibadah.

“Yang kedua kami bersama Forkopimda, Ketua DPRD dan yang lainnya memastikan bahwa pelaksanaan ibadah ini bisa berjalan lancar tanpa ada halangan apa-apa, tanpa ada kekhawatiran apa-apa dan kami memonitor Alhamdulillah sampai saat ini semuanya aman,” kata Supian Suri.

Wali Kota menegaskan, pemantauan akan terus dilakukan hingga perayaan Tahun Baru 2026.

“Dan kami semua, segenap Forkopimda, Ketua DPRD, Kapolres, Pak Dandim, Pak Kajari, dan Kepala PN, serta seluruh jajaran kami terus memonitor sampai pelaksanaan juga menjelang tahun baru 2026,” ucap Supian Suri.

Untuk mendukung pengamanan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Depok bersama aparat keamanan mendirikan sejumlah pos pengamanan.

“Ya, langkah-langkah yang kita upayakan, pertama kita memonitor seperti ini, kedua kita membuat pos-pos, ada 8 pos terkait dengan pengamanan Natal dan Tahun Baru, termasuk di sekitar-sekitar gereja yang dilaksanakan, ada 3 pos di sekitar gereja yang kita siapkan,” jelas Wali Kota.

Dia menegaskan, seluruh gereja tanpa terkecuali menjadi prioritas pengamanan.

“Semua buat kita prioritas, gereja yang besar, yang kecil, semuanya, yang jamaatnya banyak, sedikit, semuanya menjadi prioritas buat kami untuk kita waspadai hal-hal yang kita tidak inginkan,” ujar Supian Suri.

Terkait informasi pembatalan misa Natal di wilayah Pondok Cina, Wali Kota menyatakan, pemerintah telah mendalami persoalan tersebut dan melakukan musyawarah dengan pihak terkait.

“Ya ini kemarin kami juga sudah dalami informasi yang kami dapat kemarin sudah ada musyawarah yang dilaksanakan antara Wisma dengan warga sekitar Pak Lurah,” ungkap Supian Suri.

Supian menambahkan, keputusan pembatalan misa berasal dari pihak wisma itu sendiri.

“Informasi yang kami dapatkan semua sudah bersepakat tidak ada hal yang intinya bahwa pihak Wisma memang yang membatalkan rencana Misa di Wisma, tetapi kita terus dalami,” ucap Supian Suri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore