
Bupati Bogor Rudy Susmanto beraudiensi dengan pengusaha tambang dan warga terdampak penutupan aktivitas tambang di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (13/1). (M Fikri Setiawan/Antara)
JawaPos.com - Parung Panjang tanpa truk-truk tambang mengalami perubahan besar. Mulai dari ekosistem wisata yang mulai terbentuk, perumahan kelas menengah menjamur, hingga aneka kuliner yang memanjakan lidah mengalami perkembangan dengan sangat baik.
Hal itu terlihat sekali di momen libur panjang tahun baru 2026 saat truk tambang tidak melintas dan jalanan di Parung Panjang selesai diperbaiki.
Wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Banten ini menjadi destinasi wisata bagi ribuan orang di wilayah Jabodetabek. Banyak orang menjadikan Parung Panjang sebagai destinasi liburan alternatif mereka.
Di hadapan para pengusaha tambang, Bupati Jawa Barat Rudy Susmanto mengungkapkan potensi besar yang dimiliki Parung Panjang ke depannya. Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu menunjukkan rasa sayangnya kepada wilayah ini.
"Parung Panjang memiliki segudang potensi. Dari sisi kewilayahan, tidak jauh dengan Tangerang potensi untuk perumahan, dll," kata Rudy Susmanto di Pendopo Bupati Bogor, dalam video diunggah di akun Instagram pribadinya.
Rudy Susmanto merasa tidak tepat apabila Parung Panjang terus dijadikan sebagai jalan lintasan truk-truk tambang untuk jangka panjang ke depannya. Pasalnya, wilayah ini memiliki segudang potensi yang dapat dioptimalkan dengan strategi tepat dari pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.
Oleh karena itu, Rudy Susmanto menganggap tidak ada pilihan lain selain membangun jalan khusus tambang untuk memutus akses truk-truk tambang melintas di jalan Parung Panjang.
Di sisi lain, aktivitas perusahaan pertambangan akan dapat berjalan lebih optimal tanpa terganggung ekosistemnya dengan adanya jalan khusus pertambangan karena tidak lagi mengganggu aktivitas warga.
"Harus ada jalan khusus untuk angkutan barang dan angkutan tambang. Ini yang kami persiapkan. Jalan angkutan khusus tambang tidak berbayar karena bukan jalan tol," kata Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan dana untuk pembebasan lahan jalan khusus tambang di APBD 2026. Dia memastikan pembebasan lahannya harus tuntas di tahun ini.
"Di 2026 anggarannya sudah ada pembebasan lahan sepanjang 12 kilometer. Jalan ini kita khususkan angkutan jalan khusus angkutan barang dan tambang,"paparnya.
