Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Januari 2026, 03.33 WIB

Aksi Heroik PPSU Jelambar Gendong Nenek 80 Tahun yang Terjebak Banjir Jakarta

Detik-detik petugas PPSU evakuasi Nenek Sumaliyah, 80, yang terjebak banjir di Jelambar, Jumat (23/1). (Istimewa)

 
JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat kawasan Jelambar, Grogol Petamburan, terendam banjir pada Jumat (23/1). Di tengah kepungan air setinggi 50 cm, sebuah aksi heroik terekam saat petugas PPSU berjibaku menyelamatkan seorang lansia yang terjebak di dalam rumahnya.

Nenek Sumaliyah, 80, terpaksa harus dievakuasi dengan cara digendong oleh petugas PPSU Kelurahan Jelambar, Leonardo Riski. Kondisinya yang sudah rentan dan sakit membuatnya tak berdaya menghadapi genangan air yang terus meninggi.

Detik-Detik Evakuasi Nenek Sumaliyah

Kondisi Nenek Sumaliyah cukup memprihatinkan saat petugas tiba di lokasi. Suhu udara yang dingin dan air yang merendam rumahnya membuat tubuh lansia ini menggigil hebat.

Lurah Jelambar Pradista Machdala Putra menuturkan, personelnya bergerak cepat karena kondisi fisik sang nenek yang mulai menurun.

"Nenek tersebut tidak kuat berjalan sehingga harus digendong oleh Leonardo. Utamanya kita harus mengevakuasi warga yang tua dan sakit," kata Pradista, Jumat (23/1).

Saat dievakuasi, Pradista menyebut kaki sang nenek sudah terasa dingin dan bicaranya mulai kaku akibat paparan suhu dingin di lokasi banjir.

Nenek Sumaliyah kini telah berada di pengungsian Masjid At Taqwa, Jalan Satria, Jelambar. Ia bergabung dengan puluhan warga lainnya yang juga terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Berdasarkan data kelurahan, terdapat 26 warga yang mengungsi di titik tersebut. Pradista memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, terutama makanan, sudah terpenuhi.

"Penyaluran logistik untuk warga yang mengungsi berjalan," ucap dia.

Terkait kondisi banjir di wilayahnya, Pradista menjelaskan bahwa titik terparah sempat terjadi di Jalan Latumenten 1 dengan ketinggian air mencapai 60 cm. Namun, saat ini air perlahan mulai surut berkat optimalisasi pompa.

Setibanya di tempat aman, Nenek Sumaliyah langsung mendapatkan pemeriksaan intensif dari tim medis. Mengingat usianya yang sudah mencapai 80 tahun, pemeriksaan kesehatan menjadi prioritas utama.

Kepala Puskesmas Pembantu Jelambar 1 dr. Julia Lestari membeberkan hasil diagnosis awal terhadap kondisi kesehatan sang nenek.

"Nenek Sumaliyah mengalami sakit demam, darah tinggi, asam lambung dan nyeri sendi," kata Julia.

Hingga saat ini, petugas medis masih terus memantau perkembangan kesehatan Nenek Sumaliyah dan pengungsi lainnya guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore