Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Januari 2026, 17.42 WIB

Jalan Daan Mogot Banjir Pagi Ini: Macet Mengular 5 KM, Polisi Imbau Cari Jalur Alternatif!

Sejumlah kendaraan menerobos banjir  mengenang di jalan Daan Mogot, Jakarta, Kamis (22/01/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah kendaraan menerobos banjir mengenang di jalan Daan Mogot, Jakarta, Kamis (22/01/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pagi ini, akses utama Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, lumpuh total akibat banjir. Genangan air setinggi 30 sentimeter merendam badan jalan pada Kamis (29/1) pagi, memaksa pengendara untuk gigit jari di tengah kemacetan panjang.

Kondisi ini membuat arus lalu lintas dari kedua arah, baik menuju Grogol maupun arah sebaliknya, tidak bergerak sama sekali.

Pihak kepolisian turun tangan mengatur situasi yang kian semrawut. KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo mengimbau agar pengendara mencari jalur alternatif guna menghindari terjebak lebih lama.

"Masyarakat diimbau mencari jalur alternatif lainnya untuk menghindari kemacetan," kata Sudarmo, Kamis (29/1).

Banjir kali ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat sejak Rabu malam. Akibatnya, volume air di Kali Mookervart meluap dan tumpah ke jalan raya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, berikut adalah titik genangan terparah:

- Halte Jembatan Gantung: Ketinggian air mencapai 30 cm.

- Halte Transjakarta Taman Kota: Ketinggian air sekitar 15 cm.

-Depan Samsat Jakarta Barat: Genangan merata di kedua arah.

Macet Total 5,5 KM, Banyak Motor Lawan Arus

Dampak dari genangan ini tidak main-main. Antrean kendaraan dilaporkan memanjang hingga 5,5 kilometer, mulai dari Halte Pulo Nangka hingga mencapai area Gedung Mayora di Kalideres.

Situasi serupa terjadi dari arah Pesing menuju Jembatan Gantung. Akibat kemacetan yang mengunci di perempatan lampu merah Cengkareng, banyak pengendara motor yang nekat melakukan manuver berbahaya.

Tak sedikit pemotor yang memilih memutar balik hingga melawan arus demi mencari jalur tikus. Hal ini justru memperparah kondisi lalu lintas yang sudah lumpuh total. Bagi Anda yang hendak melintas, sangat disarankan untuk mencari rute lain melalui jalur Kembangan atau akses tol guna menghindari penumpukan kendaraan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore