Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Februari 2026, 03.10 WIB

Miris! Ibu di Jakbar Jual Anak Kandung Rp17,5 Juta Demi Beli HP dan Motor Bekas

Ilustrasi anak perempuan yang tumbuh tanpa kehadiran ayah baik secara fisik atau emosional./(Freepik/pikisuperstar) - Image

Ilustrasi anak perempuan yang tumbuh tanpa kehadiran ayah baik secara fisik atau emosional./(Freepik/pikisuperstar)

JawaPos.com - Seorang ibu muda berinisial IJ, 26, di Jakarta Barat, tega menjual anak kandungnya sendiri yang masih balita. Alih-alih digunakan untuk kebutuhan mendesak, uang hasil penjualan darah dagingnya itu justru dipakai untuk foya-foya, mulai dari ke salon hingga membelikan HP baru untuk temannya.

Aksi keji ini terungkap setelah pihak keluarga mencurigai IJ yang mendadak punya banyak uang. Padahal, sebelumnya ia menjemput sang anak dari rumah neneknya dengan dalih ingin merawatnya sendiri.

Modus Adopsi Ilegal Berkedok Perawatan

Peristiwa ini bermula pada 31 Oktober 2025. IJ mendatangi kediaman CN (tante korban) dan RS (nenek korban) untuk menjemput putrinya, RZA yang masih berusia 3 tahun. Namun, kecurigaan muncul saat kerabat melihat IJ tiba-tiba menjadi "tajir melintir".

"Pada hari Jumat, 31 Oktober 2025, sekira pukul 07.00 WIB tersangka IJ (ibu kandung) menjemput korban di rumah saksi CN (tante korban) dan saksi RS (nenek korban) dengan mengaku akan merawat korban," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Sabtu (7/2).

Setelah didesak pihak keluarga, terungkap bahwa RZA telah dijual seharga Rp17,5 juta dengan dalih adopsi ilegal.

"Dijual untuk adopsi saja, tapi secara ilegal tidak sesuai aturan," ungkap Arfan.

Uang Hasil Jual Anak Dipakai Salon dan Beli Barang Mewah

Mirisnya, uang jutaan rupiah tersebut habis dalam sekejap untuk memenuhi gaya hidup tersangka. Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari AKP Egy Irwansyah membeberkan, IJ membagi-bagikan uang tersebut kepada rekan-rekannya yang membantu proses transaksi.

Tak tanggung-tanggung, IJ membelikan dua unit HP baru seharga Rp3,2 juta untuk temannya dan membeli sebuah motor bekas.

"Faktanya, mereka (para tersangka) habis transaksi itu, mereka langsung beli HP. Nilainya untuk dua unit HP buat si H sama si I, itu Rp3,2 juta. Terus beli sepeda motor bekas," jelas Egy.

Selain barang elektronik, sisa uang juga digunakan IJ untuk perawatan kecantikan di salon dan dibagikan secara tunai kepada komplotannya.

Penyelamatan Dramatis di Pedalaman Sumatera

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore