Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Februari 2026, 21.22 WIB

Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kg di Rawa Belong: Bukti Nyata Harmoni Betawi-Tionghoa

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo (Foke). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo (Foke). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Festival Bandeng Rawa Belong 2026, Jakarta Barat, Sabtu (14/2). Acara tahunan ini bukan sekadar pasar kaget, melainkan simbol kuat akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa menjelang perayaan Imlek.

Dengan tema "Harmoni Tradisi Betawi dan Tionghoa Menuju Jakarta Kota Global yang Berbudaya", festival ini menjadi magnet bagi warga dan wisatawan yang ingin melihat langsung penjual ikan bandeng berukuran jumbo. Ikan bandeng itu biasanya digunakan warga Betawi untuk tradisi "nganter bandeng" yang legendaris.

Tradisi Nganter Bandeng adalah budaya Betawi berupa hantaran ikan bandeng berukuran besar kepada orang tua, mertua, atau kerabat menjelang perayaan Imlek.

Gubernur Pramono menekankan, tradisi memakan atau mengantar ikan bandeng bukan sekadar urusan perut. Ini adalah warisan leluhur yang mencerminkan rasa hormat dan kekeluargaan yang erat di Jakarta.

"Kebiasaan ini menjadi bukti nyata akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa yang telah mengakar dan membentuk harmoni sosial di Jakarta," ujarnya di lokasi.

Gubernur Borong Bandeng Raksasa 14 Kg

Tak hanya memberikan sambutan, Pramono Anung ikut terlihat antusias memborong ikan bandeng dari para pedagang lokal, termasuk satu ekor ikan bandeng dengan ukuran fantastis.

"Saya baru datang saja sudah membeli tiga ikan bandeng, dan nanti sebelum pulang akan membeli tiga ikan bandeng lagi. Total enam ikan bandeng, termasuk bandeng terbesar dengan berat 14,67 kilogram," ungkapnya.

Aksi ini diharapkan menjadi pematik bagi pejabat lain dan masyarakat untuk ikut melariskan dagangan para pelaku UMKM di kawasan Rawa Belong.

Festival ini memang didesain untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Pramono berharap kehadiran pemerintah bisa memberikan dampak langsung pada kesejahteraan pedagang ikan dan pelaku usaha kecil.

Ia juga menambahkan komitmen pribadinya dalam mendukung keberlanjutan tradisi ini. "Bagi saya pribadi, hadir di Festival Bandeng ini bukan sekadar menjaga tradisi dari waktu ke waktu. Saya berharap UMKM di Rawa Belong dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik," jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta periode 2007–2012, Fauzi Bowo (Foke), turut memberikan apresiasi tinggi atas keberlanjutan festival ini.

"Alhamdulillah, dengan rida dan rahmat Allah SWT, kita menyaksikan pembukaan Festival Bandeng Rawa Belong 2026 oleh Gubernur kita, Bapak Pramono Anung. Atas nama kaum Betawi dan Majelis Kaum Betawi, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujar Fauzi Bowo.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore